LANGIT7.ID-Philadelphia; Islam Makhachev mengalahkan Ian Machado Garry pada UFC 330, Sabtu lalu, untuk mempertahankan sabuk juara kelas welter.
Ia kini mencatatkan rekor baru sebagai petarung UFC dengan kemenangan beruntun terbanyak, melampaui rekor 16 kemenangan beruntun milik Anderson Silva.
Makhachev mempertaruhkan sabuk emas kelas welter untuk pertama kalinya di puncak acara yang digelar di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia. Ia meraih sabuk tersebut setelah penampilan dominan atas Jack Della Maddalena pada November lalu.
Sang juara menjatuhkan Garry dengan tendangan kepala keras di ronde kedua, namun penantang tersebut pulih dengan baik dan mulai menemukan ritme permainannya sejak ronde ketiga.
Segalanya harus ditentukan di ronde-ronde penentuan, dengan Garry berusaha menghindari serangan takedown Makhachev, sementara sang juara mulai melambat seiring berjalannya waktu.
Meskipun kesulitan menahan Garry di atas kanvas, Makhachev mampu mengontrol petarung asal Irlandia itu di sebagian besar jalannya pertandingan, yang jelas menjadi nilai lebih di mata para juri. Dua juri memberikan skor 49-46, sementara juri ketiga memberi 48-47, sehingga sang juara meraih kemenangan mutlak (unanimous decision).
Reaksi Makhachev atas Kemenangan Bersejarah di UFC 330"Ian adalah petarung hebat," ujar Makhachev, yang kini mencatat rekor 29-1 dalam karir MMA profesionalnya dan tak pernah kalah sejak Oktober 2015, kepada Joe Rogan usai kemenangannya.
"Dia orang baik. Saya sangat menghormatinya. Dia memberi saya perlawanan sengit, tapi saya tetap membuktikan diri di setiap pertarungan."
"Dia sudah banyak berkembang dan berlatih dengan salah satu pelatih terbaik, Demian Maia."
Petarung berusia 34 tahun yang juga pernah meraih dan mempertahankan sabuk juara kelas ringan UFC ini melanjutkan, "Saya merasakan para petarung kelas welter ini memiliki pukulan lebih keras."
"Sangat sulit untuk mengunci mereka. Tapi tetap saja, permainan saya masih berhasil."
Garry, yang gagal dalam usahanya menjadi juara UFC asal Irlandia pertama sejak Conor McGregor dan yang kedua sepanjang sejarah, menambahkan, "Tidak ada yang mengejutkan saya. Saya hanya punya rasa hormat kepada Islam."
"Saya percaya dengan sepenuh hati dan jiwa bahwa saya lebih baik darinya malam ini."
"Dia menang. Saya tidak punya alasan. Saya bangga dengan semua yang telah saya lakukan. Saya punya satu dekade dominasi di olahraga ini."
"Saya bisa kembali, berkumpul lagi, dan menjadi lebih baik. Secara mental, saya sekokoh baja seperti sebelumnya."
"Untuk semua penggemar saya, maaf saya tidak bisa memenangkan ini. Tapi sebagai pria, saya berdiri di sini dengan bangga atas apa yang telah saya capai."
Bagaimana Jalannya Laga Utama UFC 330Makhachev jelas menjadi favorit penonton sepanjang masa persiapan UFC 330, sementara Garry menikmati perannya sebagai penjahat dalam laga utama ini.
Dukungan untuk sang juara terlihat jelas ketika ia disambut sorakan riuh penonton Philadelphia saat melangkah menuju oktagon.
Garry sempat mengatakan sebelum UFC 330 bahwa pertarungan ini akan ditentukan oleh kemampuannya bertahan dari takedown pertama Makhachev.
Dan itulah yang menjadi sorotan utama di ronde pertama, ketika sang juara melakukan serangan hanya satu menit setelah pertandingan dimulai dan menjatuhkan petarung Irlandia itu ke atas kanvas.
Makhachev menggunakan seluruh bebannya untuk menguras energi penantang, dengan Garry bertahan dengan posisi merangkak hampir sepanjang lima menit pertama.
Namun, Garry bertahan dengan baik dari serangan Makhachev dan berhasil berdiri kembali sebelum bel ronde berbunyi.
Garry mendapat arahan untuk mulai menyerang Makhachev di ronde kedua, namun petarung Irlandia itu nyaris kehilangan keseimbangan setelah menerima tendangan kepala keras dari sang juara.
Setelah mendaratkan pukulan tubuh yang bagus ke sang juara, keduanya terlibat dalam perang jarak dekat sebelum Garry melepaskan diri.
Tiba-tiba, Makhachev melepaskan tendangan kepala yang tepat mengenai rahang Garry.
Namun, petarung Irlandia itu pulih dengan cepat dan baik, melindungi kepalanya untuk menghindari kuncian D'Arce sebelum kembali berdiri.
Garry baru mendaratkan 27 serangan signifikan pada menit pertama ronde ketiga, dan pendekatannya dalam pertarungan ini cukup mengejutkan karena kurangnya pergerakan di atas kaki.
Namun, penantang mulai membangun serangan ketika ia membalikkan posisi dari takedown ketiga Makhachev untuk meloloskan diri dan mulai kembali mendaratkan tendangan-tendangannya.
Memasuki ronde-ronde penentuan, kepercayaan diri Garry jelas meningkat dan ada perasaan bahwa Makhachev mulai kelelahan.(*/saf/talksport)
(lam)