LANGIT7.ID-, Jakarta- - Legenda UFC Brazil Royce Gracie memeluk Islam setelah dirinya sempat mendukung Israel di media sosial belum lama ini. Dukungan ini sempat menuai kritik publik karena dinilai kontroversial. Namun, setelah mendalami Islam, Royce memutuskan untuk memeluk agama tersebut dan mengubah pandangannya terhadap Israel.
Dilansir dari bnnbreaking, Selasa (5/3/2024), ikon Jiu-Jitsu Brasil (BJJ) dan legenda Seni Bela Diri Campuran (MMA) Royce Gracie telah resmi memeluk Islam. Aksi ini terjadi tidak lama setelah Gracie menghadapi reaksi keras publik di media sosial atas dukungan publiknya terhadap Israel di tengah konflik Gaza.
Baca juga:
Jutawan Inggris, Danny Lambo Memeluk IslamDari Kontroversi Hingga Masuk Islam
Awal mula perjalanan spiritual Gracie dipicu oleh postingan Instagram kontroversial yang mengungkapkan solidaritasnya dengan Israel, yang dengan cepat menuai kritik luas masyarakat yang melihat postingan tersebut.
Menanggapi reaksi publik, Gracie kemudian hadir di acara The Deen Show bersama dengan Youtuber Muslim Eddie Redzovic dan pengkhotbah terkemuka Syekh Utsman Ibn Farooq untuk berdikusi mengenai postingan kontroversialnya.
Dalam penampilannya di The Deen Show, Gracie mengungkapkan apresiasi barunya terhadap Islam, dan mengutuk kekerasan di Gaza, serta mengumumkan rencana untuk mengunjungi Makkah, menggarisbawahi komitmennya terhadap keyakinan barunya.

Tekad Pikiran dan Iman Gracie
Diskusi antara Gracie dan tokoh muslim tersebut membahas tentang kompleksitas situasi di Gaza, sehingga memberikan Gracie perspektif yang sejalan terhadap prinsip-prinsip perdamaian dan empati di tengah kondisi tersebut.
Usai berdikusi, Gracie memutuskan untuk memeluk islam yang ditandai dengan mengucapkan syahadat. Transformasinya ini membawa kedamaian dan kebahagiaan dalam hidupnya karena dirinya merasa telah bersungguh-sungguh untuk memahami kondisi yang terjadi antara Gaza dan Israel.
Menariknya, gaya hidup Gracie saat ini sudah mencerminkan ajaran Islam, seperti tidak mengonsumsi alkohol dan daging babi, sehingga membuka transisi yang mulus ke jalur keagamaan barunya.
Implikasi dan Refleksi
Masuknya Gracie ke Islam tidak hanya mewakili sebuah tonggak sejarah pribadi tetapi juga merupakan bukti kekuatan dialog terbuka dalam menjembatani adanya perbedaan. Hal ini juga memecahkan stereotip terhadap dan mendorong diskusi yang lebih luas tentang kepercayaan, pemahaman, dan peluang perubahan.
Saat Gracie bersiap untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah, perjalanannya dari kontroversi menuju memeluk agama Islam menawarkan narasi menarik tentang rekonsiliasi dan pencarian pemenuhan spiritual.
Perjalanan Gracie yang sempat menuai kontroversi di media sosial karena mendukung Israel hingga akhirnya memeluk Islam dan ingin menunaikan ibadah haji ke Mekah merupakan cerita menarik untuk seseorang yang tengah melakukan pencarian dan perjalanan spiritual.

(ori)