LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengajak masyarakat untuk ikut serta donor darah melalui program Geber (Gerak Bersama) Parekraf Peduli yang dicanangkan Kemenparekraf.
Menurut Sandiaga, dengan mendonorkan darah, tidak hanya dapat mencukupi stok darah untuk Palang Merah Indonesia (PMI), tapi juga membangkitkan sisi kemanusian yang lain dalam menghadapi Covid-19.
"Pada Agustus lalu, ada permintaan 17 ribu kantong darah, tapi karena ada kekurangan stok darah maka PMI hanya bisa menyediakan 11 ribu. Oleh karena itu, jangan sampai pandemi Covid-19 ini menghalangi niat baik kita untuk berkontribusi memberikan bantuan kepada sesama," kata Sandiaga seperti dikutip Senin (25/10).
Baca juga:
Pemerintah Dorong Transformasi Koperasi ModernDalam program Geber Donor Darah ini, Kemenparekraf berkolaborasi dengan PMI dan juga SMAN 4 Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 229 peserta yang terdiri dari ASN Kemenparekraf dan alumni SMAN 4 Jakarta.
Sandiaga mengapresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam mensukseskan kegiatan ini. Ia menyebut program ini merupakan donasi ASN Kemenparekraf maupun lembaga donor guna meringankan beban bagi yang membutuhkan bantuan.
"Mudah-mudahan dapat membangkitkan semangat kita bangkit kembali dan untuk pulihkan bukan hanya stok darah tapi juga sisi perekonomian, lapangan pekerjaan, sisi mata pencaharian bagi masyarakat Indonesia khususnya menghadapi pandemi," terangnya.
Sementara itu, Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi, mengatakan kebutuhan kantong darah setiap hari harus tersedia 1000-1200 kantong. PMI bekerja terus-menerus agar memenuhi kebutuhan kantong darah.
Baca juga:
MUI Gandeng PT Surveyor Indonesia untuk Sertifikasi Produk Halal"Setiap hari PMI Jakarta harus menyiapkan 1000-1200 kantong darah dan ini rutin kita lakukan per hari. PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang tidak pernah berhenti bekerja untuk menyiapkan persediaan darah," ujarnya.
Rustam juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi guna membantu stok kantong darah. Ia menambahkan bahwa kantong darah yang dihasilkan melalui program Geber Parekraf Peduli akan disiapkan untuk rumah sakit dan rumah bersalin yang ada di Jakarta dan sekitarnya.
"Alhamdulillah, ini kolaborasi yang luar biasa antara alumni SMAN 4 Jakarta dengan Kemenparekraf, karena peserta donor ini bukan hanya alumni SMAN 4 tapi juga karyawan/karyawati dari Kemenparekraf. Semoga bisa mencukupi," tambahnya.
(sof)