LANGIT7.ID-, Flores - - Aktivis kemanusiaan,
Chiki Fawzi membagikan pengalamannya selama menjadi
relawan di wilayah bencana
gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui unggahan di Instagram miliknya, @chikifawzi, putri bungsu mendiang
Marissa Haque dan
Ikang Fawzi ini menceritakan gempa susulan berulang kali yang dirasakan warga Flores sejak 15 Agustus hingga unggahan tersebut ditulis.
Chiki mengungkapkan hingga 20 Agustus 2026 pukul 12.00 WITA terjadi 3.618 gempa susulan. Pada tanggal tersebut saja, tercatat 108 kali gempa terjadi, di mana 28 di antaranya berkekuatan di atas 5 skala ritcher.
Baca juga: Drama Petugas Haji 2026: Chiki Fawzi 'Move On' Usai Dua Kali Dibatalkan Mendadak"Gempa susulan BERULANG KALI dirasakan warga
Flores semenjak 15 Agustus sampai detik ini saya mengetik ini. Per 20 Agustus sampai 12.00 siang WITA, dari yg terdata sudah 3.618 kali gempa. Hari ini 108 kali gempa dan yg diatas 5 skala ritcher ada 28 kali!," tulis Chiki di unggahannya, dilihat LANGIT7.ID pada Jumat (21/8/2026).
Selain gempa susulan, Chiki juga menjelaskan kendala yang dihadapinya selama di lokasi terdampak. Menurutnya, sinyal komunikasi sangat sulit, pendirian posko tenda darurat, hingga perangkat internet satelit Starlink yang tersendat karena pasokan listrik yang mati akibat gempa.
"Gempa masih intens terjadi, aku tak mungkin zoom satu-satu, sinyal susah dan starlink pun butuh listrik (ini listrik yang lagi mati lagi krn gempa). Semoga video ini ada yg bisa dipakai ya," ungkap Chiki.
Di unggahan lain, Chiki Fawzi mengungkapkan sejumlah kebutuhan yang dibutuhkan warga Flores di antaranya air bersih.
"Air bersih gak aman, karena masih sering gempa dan kebykan sumur nimba manual. Kebutuhan air bersih yg susah, berbanding lurus dengan kebutuhan air minum. Banyak toko2 yg gak buka sehingga kebutuhan esensial krg terpenuhi. Tapi kami tetap berusaha," jelasnya Chiki Fawzi yang menjadi relawan dalam misi kemanusiaan Dompet Dhuafa.
Baca juga: Dicopot Mendadak sebagai Petugas Haji, Mimpi Besar Chiki Fawzi KandasSeperti diketahui, gempa magnitudo 7.7 mengguncang Nagekeo, NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dalam catatan Basarnas, hingga hari ini, Jumat (21/8/2026), korban jiwa gempa NTT mencapai 81 orang.
(est)