LANGIT7.ID-, Jakarta - - Aktor
Reza Rahadian menyampaikan keprihatinan dan empati atas
hilangnya lima jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan aktivitas
Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Hingga hari ini, Kamis (10/9/2026), kelima pewarta foto tersebut masih dalam pencarian
tim SAR gabungan.
Pemeran BJ Habibie di film "Habibie & Ainun" ini berharap proses pencarian segera membuahkan hasil dan keluarga para jurnalis mendapatkan kepastian mengenai kondisi mereka.
Baca juga: SAR Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda"Tentu doa dan harapan terbesar untuk keluarga bisa menemukan titik terang, bisa ketemu, semoga bisa ditemukan segera," kata Reza Rahadian di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Sutradara film "Pangku" itu mengakui bahwa profesi jurnalis memiliki tantangan tersendiri, di mana kerap ditugaskan di lokasi dengan kondisi yang tidak mudah. Ia memahami situasi tersebut, terlebih ada anggota keluarganya yang juga memiliki latar belakang sebagai jurnalis.
"Walaupun saya yakin bahwa tidak semua bisa begitu saja memilih di mana ditugaskan, kadang-kadang ya itulah, dunia pekerjaan yang menuntut itu," ujarnya.
Pemain film "Laut Bercerita" itu berharap kejadian serupa tidak kembali dialami jurnalis lain saat sedang menjalankan tugas di lapangan.
"Kondisi ini kemudian tidak lagi menimpa teman-teman jurnalis yang lain ketika dalam bertugas," tutur Reza.
Ia kembali menyampaikan harapannya agar kelima jurnalis yang hilang kontak segera ditemukan. Reza juga berharap mereka dapat kembali ke tengah keluarga masing-masing.
"Saya berdoa bahwa mereka bisa kembali ke keluarga mereka," pungkasnya.
Baca juga: Reza Rahadian Angkat Kisah Inspiratif Bocah Tunanetra Lewat Film Pendek 'Annisa'Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id), Firman Daus (Jurnalis Anadolu Agency), dan Donal Husni (jurnalis lepas).
Sementara awak kapal dalam speedboat itu adalah Warta (55) kapten kapal, Surakman (60) anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) guide.
(est)