LANGIT7.ID-, Jakarta - - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkena reshuffle kabinet. Posisinya digantikan oleh Suahasil Nazara. Hal ini terkesan mendadak, pasalnya pelantikan Suahasil dilakukan saat Purbaya masih menghadiri rapat kerja gabungan dengan Komite IV DPD RI.
Purbaya Purbaya menjabat sebagai Menkeu sejak 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani. Kini Purbaya digantikan Suahasil yang sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri keuangan sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Artinya, Purbaya hanya menjabat sebagai Bendahara Negara itu dalam periode satu tahun.
Pergantian tersebut sesuai Keputusan Presiden RI Nomor 97p Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.
Suahasil Nazara dilantik Presiden RI Prabowo Subianto hari ini, pukul 15.00 WIB. Pada momen pelantikan tersebut, Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti membacakan keputusan Presiden pengangkatan Menteri Keuangan.
"Mengangkat Profesor Suahasil Nazara PhD sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dengan sisa jabatan 2024-2029," ujar Nanik.
Baca juga: Tanggapan Menkeu Purbaya Soal Permintaan Presiden Agar Rakyat Wajib Punya Rekening BRI-BSIUsai pembacaan keppres, Suahasil membacakan sumpah jabatannya dipandu oleh Presiden Prabowo.
"Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Suahasil saat membacakan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, Senin.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," lanjut dia.
Perjalanan Karir PurbayaPurbaya memperoleh gelar Sarjana dari jurusan Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kemudian, Ia memperoleh gelar Master of Science (MSc) dan gelar Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.
Dirinya sempat menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mei 2018-September 2020), Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016-Mei 2018).
Baca juga: Benarkah Posisi Menkeu Purbaya Bakal Diganti Chatib Basri? Benarkah Purbaya Geser ke BI?Dia juga pernah menjadi Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (April 2015-September 2015), Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2010-2014).
Selain itu, Purbaya juga pernah menjabat anggota Komite Ekonomi Nasional (2010-2014), Wakil Ketua Satgas Penanganan dan Penyelesaian Kasus (Debottlenecking), yang lebih dikenal dengan “Pokja IV”, di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Juni 2016-sekarang).
Juga anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (2016-sekarang) dan Anggota Indonesia Economic Forum (2015-sekarang).
Purbaya selama menjabat sebagai Menteri Keuangan memiliki beberapa kebijakan yang mengundang kontroversi, diantaranya, menggelontorkan dana SAL yang sebelumnya ditempatkan di Bank Indonesia ke Bank Himbara.
Baca juga: Mengenal Purbaya Yudhi Sadewa, Sosok Menkeu Pengganti Sri Mulyani(lsi)