LANGIT7.ID-, Riyadh - -
Arab Saudi mengecam keras tindakan pejabat Israel dan sekelompok
pemukim ekstremis yang memasuki halaman kompleks
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyampaikan kecaman tersebut pada Ahad (20/9/2026). Saudi menilai aksi tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan sekaligus tindakan provokatif terhadap umat Islam di seluruh dunia.
Baca juga: Arab Saudi Dikabarkan Kejar Gencatan Senjata Dua Pekan dan Minta Perundingan Langsung dengan HouthiDalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Saudi menegaskan kembali penolakannya terhadap berbagai tindakan provokatif, hasutan, serta kekerasan yang dilakukan pejabat Israel terhadap warga Palestina dan tempat-tempat suci di wilayah Palestina yang diduduki.
"
Arab Saudi menegaskan kembali penolakannya secara tegas terhadap praktik-praktik provokatif serta tindakan ilegal dan ekstrem berupa hasutan dan kekerasan yang dilakukan pejabat pendudukan Israel terhadap warga Palestina dan tempat-tempat suci di Palestina yang diduduki," demikian pernyataan kementerian tersebut.
Saudi juga mendesak masyarakat internasional untuk menjalankan tanggung jawabnya dengan segera menghentikan tindakan-tindakan serupa.
Pemerintah Saudi menyebut aksi itu bertentangan dengan hukum internasional dan hukum humaniter internasional. Karena itu, masyarakat internasional dinilai perlu mengambil langkah untuk mencegah berlanjutnya serangan terhadap warga Palestina maupun tempat-tempat suci.
Aksi tersebut terjadi ketika Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir bersama sejumlah
pemukim Yahudi memasuki kompleks
Masjid Al-Aqsa dengan pengawalan polisi Israel. Peristiwa itu juga mendapat kecaman dari sejumlah pihak karena menyangkut kawasan suci yang memiliki arti penting bagi umat Islam.
Baca juga: Houthi Serang Arab Saudi dengan Puluhan Rudal dan Drone, 13 Warga TerlukaKecaman Arab Saudi menambah respons terhadap aksi tersebut. Saudi Press Agency melaporkan bahwa Liga Muslim Dunia (MWL) yang bermarkas di Arab Saudi, pada Senin (21/9/2026), juga mengecam masuknya pejabat Israel dan kelompok pemukim ke halaman Al-Aqsa di bawah perlindungan pasukan Israel.
MWL menilai tindakan tersebut dapat memicu kemarahan umat Islam dan menyerukan masyarakat internasional memenuhi tanggung jawab moral serta hukumnya untuk menghentikan pelanggaran berulang terhadap status historis dan hukum tempat-tempat suci di Palestina.
(est)