LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) membukukan laba sebelum pajak Rp721 miliar hingga Agustus 2026. Kinerja tersebut tumbuh 36,72% secara tahunan, seiring dengan ekspansi pembiayaan perseroan.
Total pembiayaan Bank BSN mencapai Rp63,2 triliun atau meningkat 26,12% yoy. Pertumbuhan tersebut menjadi katalis utama bagi kenaikan aset perseroan yang per 31 Agustus 2026 mencapai Rp81,5 triliun, tumbuh 20,75% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menyampaikan, ekspansi pembiayaan menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas penetrasi pembiayaan yang sehat di berbagai sektor. Pada saat yang sama, Bank BSN tetap menjaga likuiditas.
"Kinerja solid hingga Agustus 2026 ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk terus memperluas penetrasi pembiayaan yang sehat di berbagai sektor, sekaligus memastikan likuiditas tetap terjaga dengan baik," kata Alex dalam keterangannya, dikutip Jumat (25/9/2026).
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BSN tercatat mencapai Rp64 triliun. Angka tersebut tumbuh 13,19% yoy.
Alex juga menyampaikan bahwa raihan positif pada bottom line Bank BSN didorong oleh ekspansi pembiayaan yang agresif serta pertumbuhan ekosistem digital yang semakin solid.
Di sisi digital, platform mobile banking Bale Syariah by BSN telah diakses 238.897 pengguna aktif hingga Agustus 2026. Frekuensi transaksi di platform tersebut mencapai 3,29 juta kali dengan volume transaksi yang menembus kisaran Rp6,57 triliun.
"Akselerasi transaksi digital melalui Bale Syariah by BSN membuktikan bahwa strategi digitalisasi BSN berada di jalur yang tepat dan semakin relevan dengan kebutuhan nasabah," ungkapnya.
Alex menegaskan torehan kinerja fundamental dan perluasan jangkauan digital tersebut bermuara pada tujuan perseroan dalam memajukan industri perbankan syariah nasional.
Dia melanjutkan, perseroan berkomitmen untuk terus hadir dan tumbuh bersama nasabah serta mitra usaha. Hal ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan misi BSN.
"Langkah strategis ini sejalan dengan misi BSN dalam meningkatkan literasi maupun ketersediaan layanan keuangan yang inklusif, guna terus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Tanah Air," ujar dia.
(lam)