Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 02 Oktober 2026
home global news detail berita

Arrmanatha Resmi Jadi Menlu, Dino Patti Djalal Titip Tiga Agenda Penting

esti setiyowati Jum'at, 02 Oktober 2026 - 13:57 WIB
Arrmanatha Resmi Jadi Menlu, Dino Patti Djalal Titip Tiga Agenda Penting
Arrmanatha Resmi Jadi Menlu, Dino Patti Djalal Titip Tiga Agenda Penting. Foto:Instagram/dinopattidjalal
LANGIT7.ID, Jakarta,- - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal menyambut positif penunjukan Arrmanatha Christiawan Nashir sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) yang baru. Dino pun menitipkan tiga pesan penting kepada sosok yang akrab disapa Tata tersebut.

Arrmanatha Nashir resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menlu di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Ia menggantikan Sugiono yang kini dipercaya mengisi posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Baca juga: Dino Patti Djalal Semprot RI Absen di Pemakaman Khamenei: Takut pada AS?

Pesan Dino disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di media sosial. Ia menilai ada tiga hal yang perlu menjadi perhatian Arrmanatha dalam menjalankan tugas sebagai Menlu.

Hal pertama yang ditekankan Dino untuk Menlu Arrmanatha yakni menjaga karakater politik luar negeri Indonesia. Dino meminta Arrmanatha memastikan politik luar negeri Indonesia tetap memiliki karakter yang tegas di tengah situasi global yang dinilainya semakin tidak menentu.

Ia berharap Indonesia tetap berani mempertahankan prinsip dalam hubungan internasional dan tidak tunduk pada tekanan negara mana pun.

"Dalam dunia yang sedang sangat semrawut, kami berharap politik luar negeri Indonesia bisa menunjukkan watak bangsa kita yang berani membela prinsip hubungan internasional dan tidak akan pernah tunduk pada tekanan bangsa mana pun betapa pun besarnya mereka," ujar Dino pada Jumat (2/10/2026).

Menurut Dino, Indonesia juga tidak boleh hanya fokus pada kepentingan dalam negeri. Indonesia, lanjut Dino, perlu terus mengambil peran dalam membangun dan memperbaiki arsitektur kawasan maupun global untuk menghadapi tatanan dunia baru.

"Dan juga agar Indonesia tidak menjadi bangsa yang hanya peduli dan mengurus diri sendiri, tapi juga aktif membangun dan memperbaiki arsitektur kawasan dan global dalam menyongsong the next world order," jelasnya.

Baca juga: Dino Patti Djalal Menilai Prabowo Realistis Bergabung di Board of Peace

Selain itu, Dino juga berharap tradisi keunggulan diplomasi atau diplomatic excellence yang selama ini menjadi bagian dari praktik politik luar negeri Indonesia dapat terus dipertahankan.

Pesan kedua berkaitan dengan anggaran Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Dino meminta Menlu Arrmanatha memberi perhatian terhadap kondisi anggaran kementerian yang menurutnya masih memprihatinkan.

Dino menyoroti adanya kesenjangan antara kemegahan penyambutan tamu negara di Jakarta dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki para diplomat Indonesia di luar negeri.

Ia mencontohkan perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri bahkan tidak memiliki anggaran yang cukup untuk menggelar resepsi diplomatik dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia.Padahal, menurut Dino, peringatan tersebut merupakan salah satu momentum yang penting dan membanggakan bagi para diplomat Indonesia di luar negeri.

Dino juga menyoroti aktivitas Presiden yang cukup sering melakukan perjalanan ke luar negeri. Di sisi lain, para diplomat Indonesia di lapangan disebut tidak memiliki anggaran yang memadai untuk mengambil inisiatif mempromosikan Indonesia maupun menindaklanjuti berbagai kesepakatan yang telah dicapai Presiden dalam kunjungan luar negeri.

Baca juga: Kritik Dino Patti Djalal dan Pentingnya Diplomasi yang Terbuka

"Jadi ada kesenjangan yang besar antara anggaran dan kebutuhan operasional yang perlu segera diperbaiki," ujar Dino.

Ia menilai persoalan anggaran tersebut perlu menjadi perhatian, terutama jika Indonesia ingin memainkan peran sebagai pemimpin ASEAN, negara pendiri G20, hingga menyandang posisi sebagai "macan Asia".

Pesan ketiga yang dititipkan Dino untuk Arrmanatha yaitu pentingnya menjaga kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sipil, termasuk dengan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI).

Dino menilai belakangan semakin banyak gesekan atau friksi antara pemerintah dan organisasi masyarakat di tingkat akar rumput dalam berbagai persoalan. Namun, ia berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat sipil, khususnya dalam bidang politik luar negeri, tetap dibangun melalui dialog dan rasa saling percaya.

"Paling tidak dalam bidang politik luar negeri dialog dan saling percaya antara pemerintah dan akar rumput dapat dijaga dan bahkan ditingkatkan," kata Dino.

Lebih lanjut Dino mengatakan, keberhasilan politik luar negeri tidak dapat dilepaskan dari dukungan masyarakat di dalam negeri.

"Politik luar negeri di mana pun tidak akan berhasil kalau tidak ada dukungan di dalam negeri," ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Dino menyinggung konferensi politik luar negeri yang akan digelar di Jakarta pada 21 November mendatang. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai konferensi politik luar negeri terbesar di dunia yang merupakan inisiatif independen rakyat Indonesia.

Ia berharap Menlu Arrmanatha, bahkan Presiden Prabowo, dapat berpartisipasi dalam konferensi tersebut.

Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam forum itu akan menjadi salah satu tolok ukur untuk melihat sejauh mana pemerintah menganggap penting dialog dengan masyarakat dalam membahas berbagai persoalan politik luar negeri Indonesia.

"Partisipasi Menlu dan bahkan Presiden dalam konferensi politik luar negeri terbesar di dunia, di Jakarta, tanggal 21 November nanti yang merupakan inisiatif independen rakyat Indonesia akan menjadi salah satu tolok ukur apakah pemerintah menganggap penting untuk berdialog atau justru akan menghindar dari konstituen politik luar negeri dalam membahas berbagai masalah politik luar negeri Indonesia," tutur Dino.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 02 Oktober 2026
Imsak
04:12
Shubuh
04:22
Dhuhur
11:46
Ashar
14:50
Maghrib
17:50
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan