Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 02 Mei 2026
home global news detail berita

Kritik Dino Patti Djalal dan Pentingnya Diplomasi yang Terbuka

tim langit 7 Rabu, 24 Desember 2025 - 09:05 WIB
Kritik Dino Patti Djalal dan Pentingnya Diplomasi yang Terbuka
Oleh: Anwar Abbas

LANGIT7-Kritik yang disampaikan Dino Patti Djalal kepada Menteri Luar Negeri Sugiono sejatinya bukan sesuatu yang luar biasa. Kritik itu bersifat wajar, moderat, dan mencerminkan kepedulian terhadap arah diplomasi Indonesia ke depan. Inti pesannya sederhana: diplomasi luar negeri tidak cukup dijalankan secara elitis, tetapi membutuhkan komunikasi yang terbuka dengan masyarakat di dalam negeri.

Gagasan ini berpijak pada realitas bahwa politik luar negeri bukan sekadar urusan meja perundingan internasional. Ia juga merupakan refleksi dari kekuatan domestik. Ketika masyarakat memahami tujuan, arah, dan strategi diplomasi negara, maka dukungan publik akan tumbuh, partisipasi meningkat, dan potensi nasional dapat dimaksimalkan untuk menopang kepentingan Indonesia di panggung global.

Sebaliknya, absennya komunikasi yang sehat antara Menteri Luar Negeri dan elemen masyarakat berisiko menciptakan jarak. Diplomasi menjadi eksklusif, sulit dipahami, dan kehilangan basis sosialnya. Dalam kondisi seperti ini, sebesar apa pun capaian diplomasi di luar negeri, legitimasi di dalam negeri akan rapuh. Dunia internasional pun tidak hanya menilai hasil, tetapi juga konsistensi dan kekuatan internal suatu bangsa.

Kritik yang disampaikan Dino Patti Djalal justru menekankan pentingnya proses dalam kepemimpinan. Kepemimpinan tidak semata diukur dari target yang tercapai, tetapi juga dari cara tujuan itu dirumuskan, dikomunikasikan, dan dijalankan. Proses yang sehat akan melahirkan hasil yang berkelanjutan. Diplomasi yang kuat di luar negeri hampir mustahil berdiri kokoh tanpa dukungan situasi domestik yang solid.

Sayangnya, kritik yang bernada konstruktif ini justru disikapi secara negatif oleh salah satu menteri di kabinet. Respons yang muncul memberi kesan bahwa loyalitas personal lebih diutamakan daripada evaluasi objektif. Pendekatan semacam ini berbahaya karena menutup ruang koreksi dan mematikan budaya diskusi yang sehat dalam pemerintahan.

Padahal, kritik bukanlah serangan, melainkan instrumen perbaikan. Dalam sistem demokrasi, kritik berfungsi sebagai alarm agar kekuasaan tetap berada di rel yang benar. Ketika pejabat publik alergi terhadap kritik, yang terancam bukan hanya kualitas kebijakan, tetapi juga kepercayaan rakyat.

Sebagai mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal memahami betul dinamika diplomasi Indonesia. Dorongan agar Menteri Luar Negeri berhasil menjalankan tugasnya bukanlah bentuk perlawanan, melainkan ekspresi tanggung jawab moral dan nasionalisme. Keinginan agar politik luar negeri Indonesia kuat, kredibel, dan didukung publik merupakan niat yang patut diapresiasi, bukan dicurigai.

Jika sikap defensif terhadap kritik terus dipertahankan, dampaknya bisa meluas. Bukan hanya merugikan kementerian terkait, tetapi juga berpotensi mencederai citra kepemimpinan nasional, termasuk Presiden Prabowo Subianto. Padahal, stabilitas citra kepemimpinan sangat bergantung pada keterbukaan, kedewasaan politik, dan kemampuan mendengar suara publik.

Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar, gagasan besar, dan sumber daya. Yang sering kali kurang adalah kesediaan para pemimpin untuk membuka ruang dialog. Diplomasi yang kuat membutuhkan kepercayaan, dan kepercayaan hanya lahir dari komunikasi yang jujur dan inklusif. Kritik Dino Patti Djalal sejatinya adalah pengingat bahwa kekuatan Indonesia di luar negeri selalu berakar dari soliditas di dalam negeri.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 02 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)