LANGIT7.ID-, Jakarta - - Sebanyak 64,8% masyarakat Indonesia menunjukkan kepercayaannya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Mereka menilai, mayoritas kebijakan yang diterapkan berpihak kepada rakyat kecil.
Dari angka tersebut, 10,8 persen responden menyatakan sangat percaya dan 54 persen cukup percaya terhadap pemerintahan saat ini.
Hasil survei ini mengalami kenaikan dibandingkan survei Poltracking pada Agustus 2026 yang berada di angka 63,2 persen. Poltracking mencatat tren kepercayaan publik pada Oktober 2026 cenderung stabil dibandingkan dua bulan sebelumnya.
Baca juga: Tiga Teratas Hasil Survei Capres PPI: Prabowo Pertama, Diikuti Anies dan AHYSelain mengukur tingkat kepercayaan secara umum, survei tersebut juga memotret keyakinan masyarakat terhadap arah kebijakan pemerintah. Sebanyak 61,3 persen responden percaya bahwa kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran pada dasarnya ditujukan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat kecil.
Tak hanya itu, berdasarkan hasil survei tercatat 62,1 persen masyarakat menilai pemerintah serius bekerja menyelesaikan persoalan masyarakat. Angka tersebut terdiri atas 12,4 persen responden yang menilai sangat serius dan 49,7 persen cukup serius.
Dalam aspek kepemimpinan, sebanyak 64,7 persen responden menilai posisi Presiden Prabowo kuat dalam memimpin dan mengendalikan jalannya pemerintahan.
Poltracking mencatat bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah berada di atas tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan yang tercatat sebesar 55,3 persen.
Baca juga: Hasil Survei SMRC: Publik Beri Nilai Rata-rata 5,1 untuk Prabowo, Jauh di Bawah Mahfud MDDalam kesimpulannya, Poltracking menilai kondisi tersebut menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap pemerintah masih lebih tinggi dibandingkan evaluasi publik terhadap hasil kinerja yang telah dirasakan.
Survei Poltracking Indonesia dilaksanakan melalui wawancara tatap muka pada 30 September hingga 7 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.220 responden warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sekira ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil survei tersebut memberikan gambaran bahwa modal kepercayaan publik terhadap pemerintah masih berada di atas tingkat kepuasan terhadap kinerja. Poltracking menilai tantangan ke depan adalah menerjemahkan kepercayaan tersebut menjadi peningkatan kepuasan melalui hasil kebijakan yang semakin dirasakan masyarakat.
Baca juga: Survei CELIOS: 75% Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, 55% Tak Mau Lagi Pilih Prabowo(lsi)