LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Chef Arnold Poernomo menanggapi pernyataan
Rocky Gerung persoalan
program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus membeberkan fakta yang sebenarnya terjadi dalam pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Rocky yang kini menjadi anggota
Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sempat mengeluarkan pernyataan yang dinilai sebagai tindakan pembelaan terhadap program MBG.
Menurutnya, program MBG harus terus berjalan sebab merupakan janji kampanye Prabowo yang harus dituntaskan. Bahkan dalam spektrum sosialis untuk mewujudkan keadilan sosial.
Ia juga menegaskan dukungannya terhadap MBG dan menilai pihak yang terus mengkritik tanpa dasar adalah jelas sekadar "sakit hati". Hal itu disampaikannya dalam sebuah program televisi, ROSI, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Usai Dilantik Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Bongkar Pesan PrabowoMenanggapi hal itu, Chef Arnold mengatakan, dirinya hanya berkata sesuai fakta.
"Paling nggak saya ngomong apa adanya, langsung nggak perlu glazing membangga-banggakan hal yang secara realita salah. Piring saya penuh jadi saya nggak butuh asupan menjadi buzzer. Jadi Pak Rocky, stop glazing over it kalo belum keliling dan paham lapangan," tulis Arnold di akun X miliknya,
@arnoldpro, dikutip Rabu (21/10/2026).
Ia menambahkan, bukan kali pertama dirinya mengkritik
program MBG melainkan sering dan telah disampaikan secara langsung. Secara umum, Arnold mendukung ide program ini namun dia tidak setuju dengan pelaksanaannya sejak awal hingga sekarang.
"Saya beri masukan ke BGN, saya tidak pernah mau dibayar sepeserpun. Terserah mau terima atau tidak masukannya. Saya support ide visinya, tapi saya anti dengan pelaksanaannya dari pertama sampai sekarang," tegasnya menjawab pernyataan untuk menyampaikan ide secara langsung terkait program prioritas itu.
Arnold berpendapat sebenarnya
program MBG masih bisa diperbaiki pelaksanaannya namun membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
"Pak Rocky, untuk benerin MBG sampe bener-bener proper dengan keadaan sekarang itu kurang lebih 3thn paling cepet. Dengan adanya El Nino, inflasi, ketahanan pangan yang lemah dan skema yang salah dan berantaan dari awal belum lagi SDM tata Kelola. Semua masukan sudah saya berikan ke MBG. Maafkan saya yang idiot, dungu, bajingan ini," jawabnya.
Baca juga: Chef Arnold Tolak Gabung Tim Juknis MBG: Programnya KompleksTak ingin disebut hanya sekadar omong kosong belaka, Arnold menantang dengan bukti catatan rangkuman tentang hal apa saja yang perlu dilakukan dan diantisipasi dalam menjalani program MBG.
Namun, ia sangsi apakah masukan yang ia sampaikan akan dilaksanakan atau tidak, sebab memiliki dampak langsung terhadap sekira 70% dapur MBG yaitu penutupan. Alasannya, Arnold menilai ada banyak dapur MBG yang tidak memenuhi syarat dalam operasionalnya.
"Saya ada
kok summary apa saja kira-kira yang perlu dilakukan dan antisipasi. Tapi nggak akan berani karena salah satunya harus tutup 70% dapur yang ada untuk bebenah. Kenapa nggak bisa ditutup? karena dimulai dengan skema yang ngawur dan sudah banyak pihak ke-3 yang ikut nanti banyak yang rugi," bebernya.
Namun, Arnold menyatakan masih ada dapur MBG yang benar-benar bekerja dengan baik. "Tapi banyak yang salah karena cuma mau berbisnis nggak peduliin hasil yang bener, cuma mikirin duit cepet," ucapnya.
(lsi)