Ziarah ke Sayyid Idrus, Ketum PBNU: Beliau Merupakan Guru dan Teladan Pendidikan
ahmad zuhdiJum'at, 29 Oktober 2021 - 21:35 WIB
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, berziarah ke makam Sayyid Idrus bin Salim Al Jufri, di Kota Palu. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Palu - Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj didampingi Ketua PWNU Sulawesi Tengah Dr. Lukman Thahir dan Ketua PWNU Sulawesi Utara H. Ulyas Thaha berziarah ke makam Sayyid Idrus bin Salim Al Jufri di kompleks Yayasan Al Khairaat. Beliau adalah pendiri Al Khairaat, salah satu organisasi keagamaan terbesar di Sulawesi Tengah.
Sayyid Idrus bin Salim Al Jufri atau biasa juga disapa Guru Tua, menurut Kiai Said adalah guru dan teladan pendidikan, sosok penting penyebaran Islam di kawasan Timur Indonesia.
"Setiap kepengurusan PBNU kami selalu menempatkan unsur dzurriyah dari keluarga besar Al Khairaat. Ini merupakan bentuk khidmat kepada perjuangan Sayyid Idrus Al Jufri," kata Kiai Said dalam keterangannya, Jumat (29/10).
Kedekatan Nahdlatul Ulama dengan Al Khairaat juga nampak kuat saat Habib Saggaf bin Muhammad Al Jufri wafat pada pertengahan 2021 lalu. PBNU secara khusus mengeluarkan surat instuksi kepada warga nahdliyyin untuk menyelengarakan sholat ghoib.
Berpulangnya Ketua Utama Al Khairaat yang juga cucu Sayyid Idrus bin Salim Al Jufri ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama.
Selain ziarah ke makam Sayyid Idrus bin Salim Al Jufri, KH Said Aqil Siradj dijadwalkan melantik dan membuka Musyawarah Kerja Wilayah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Tengah Masa Khidmah 2021-2026 di Palu, Jumat (29/21).
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”