LANGIT7.ID, Jakarta - Sejumlah produk unggulan ekspor Aceh mendapat atensi tinggi dari para pengunjung Expo 2020 Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Delegasi Pemerintah Aceh melalui dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) menjadi penanggung jawab dalam program rolling exhibition Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai.
Adapun produk-produk unggulan ekspor Aceh yang diikutsertakan atau mejeng dalam pameran bertaraf internasional itu antara lain, home decor, accessories, Aceh hand bag (tas motif Aceh), fashion, food and beverages (kopi arabika dan robusta), essensial oil, serta herb and spices (lada, cengkeh, pala, coklat, dan lain-lain).
Ketua Tim Rolling Exhibition, Dyah Erti Idawati, mengatakan produk-produk unggulan yang dipamerkan di Expo 2020 Dubai tersebut merupakan produk dari 14 Industri Kecil Menengah (IKM) Aceh.
"Delegasi Pemerintah Aceh menampilkan serta mempromosikan produk-produk unggulan Aceh yang berorientasi ekspor," kata Dyah dalam keterangan resminya, Ahad (31/10/2021).
Produk-produk tersebut telah melalui seleksi atau kurasi oleh EO yaitu Royalindo yang merupakan penanggung jawab Paviliun Indonesia dan telah mendapatkan persetujuan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Dyah menilai, Expo 2020 Dubai dapat membuka peluang pasar IKM Aceh ke banyak negara, serta berpotensi terjalinnya kerja sama baru dalam hal perdagangan, bisnis dan industri halal.
"Potensi peluang pasar di event Expo 2020 Dubai ini tak hanya ke UEA, tetapi juga ke kawasan Timur Tengah, Afrika Utara, Eropa, dan ke seluruh dunia," ujar dia yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh.
Berdasarkan catatan Disperindag Aceh, realisasi ekspor Aceh ke Uni Emirat Arab pada 2020 sebesar 215.198 USD dan realisasi ekspor Aceh ke negara-negara Timur Tengah sebesar 15.355.611 USD.
"Oleh sebab itu, hal ini dirasa masih bisa ditingkatkan dengan membuka akses pasar produk Aceh, salah satunya melalui media promosi produk Aceh dengan mengikuti event Expo 2020 Dubai," katanya.
(bal)