Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home sosok muslim detail berita

Ki Hajar Dewantara Ternyata Pernah Jadi Santri Hingga Hafal 30 Juz Al-Quran

Muhajirin Senin, 01 November 2021 - 15:51 WIB
Ki Hajar Dewantara Ternyata Pernah Jadi Santri Hingga Hafal 30 Juz Al-Quran
Ki Hajar Dewantara atau Raden Mas Soewardi Soeryaningrat (Dok LP3M Yogyakarta)
LANGIT7.ID - Nama Ki Hajar Dewantara tak asing bagi masyarakat Indonesia. Beliau dijuluki bapak pendidikan Indonesia. Namun tak banyak yang tahu jika beliau dahulu adalah seorang santri dan telah berhasil menghafal 30 juz Al-Qur’an.

Pria yang terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat lahir pada Kamis, 22 Mei 1889/2 Ramadhan 1309 H. Ia merupakan keturunan bangsawan. Sang ibu, Raden Ayu Sandiah, memiliki garis keturunan Puro Pakualaman Yogyakarta. Sementara sang ayah, Kanjeng Pangeran Ario, adalah anak dari Paku Alam III Gusti Pangeran Adipati Ario. Dengan begitu, ia adalah cucu Paku Alam III.

Dalam buku KI Hajar Dewantara Pemikiran dan Perjuangannya terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Suwardi kecil pernah mengenyam pendidikan di pesantren. Ayah beliau, Kanjeng Pangeran Ario, menitipkan Suwardi kecil ke sahabatnya, Kiai Soeleman (KH. Muhammad Furqan) yang memiliki pesantren.

Bahkan, kiai Soeleman menjuluki Suwardi dengan Trunogati. Truno berarti pemuda, sedangkan gati/wigati berarti penting atau berarti. Kiai Soeleman memiliki firasat saat mendengar tangisan bayi Suwardi yang lembut. Ia yakin suara Suwardi akan didengar banyak orang di negeri ini dan perutnya yang kembung (buncit) menandakan akan menelan dan menerima ilmu yang banyak.

Soewardi tak hanya berguru di satu pesantren. Keluarganya mengirim Suwardi kecil untuk mondok ke sejumlah pesantren. Dalam laman pesantren.id disebutkan, ia merupakan santri tulen yang menghafal 30 juz Al-Qur’an.

Baca Juga: Terinspirasi Ki Hajar Dewantara, Pesantren Harus Jadi Sistem Pendidikan Nasional

Soewardi belajar mengaji dan menghafal Al-Qur’an dari Kiai Zainuddin Soeleman Abdurrahman, pengasuh Pesantren di Kalasan, Prambanan. Ia juga mahir dalam membaca dan memahami isi kandungan kitab suci tersebut.

Soewardi tidak hanya sekadar menghafalkan Al-Qur’an tapi juga memaknainya dengan baik. Bahkan menjadikannya sebagai inspirasi perjuangan. Sekretaris Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Z. Arifin Junaidi, menjelaskan, kredo Ki Hajar Dewantara yang sangat terkenal terinspirasi dari Al-Qur’an. Kredo itu yakni ‘ing madyo mangun karso, tut wuri handayani’.

Ing ngarso sung tulodo terinspirasi dari Surah Al-Ahzab ayat 21, “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.” Sementara, Ing madyo karso dijiwai Surah Al-Anbiya ayat 107, “tidaklah Aku utus engkau (Muhammad) kecuali untuk menebar rahmat untuk seluruh alam.”

Tut wuri handayani dijiwai surah Al-Ghasiyah ayat 21, “belajarkanlah, sesungguhnya engkau (Muhammad) hanya seorang pembelajar (membuat manusia belajar).”

“Apakah ini bukan sekadar othak-athik mathuk? Bukan. Raden Mas Suwardi Suryaningrat merupakan salah satu di antara ribuan santri di nusantara yang berkiprah di dunia pendidikan,” tanya Arifin, dikutip dari laman Suyanto.id, Senin (1/11/2021).

Sebagai santri, Ki Hajar Dewantara pasti paham kisah Ibnu Hajar (si anak batu) yang bernama lengkap Ibnu Hajar Asqalani. Ibnu Hajar menjadi ulama besar setelah terinspirasi dari batu berlubang karena ditetesi air terus-menerus.

Pada usia 40 tahun, Suwardi Suryaningrat dijuluki KI Hajar (sang Bapak Batu), simbol ketidakpintaran tapi rela ‘ditetesi’ air terus-menerus, rela mendengarkan, rela menerima ilmu pengetahuan dari mana pun. Setelah ia mencapai kebijaksanaannya, Soewardi kemudian mendirikan perguruan taman siswa dan berjuang bersama tokoh lain memperjuangkan kemerdekaan Indoneesia.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)