Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 31 Juli 2026
home masjid detail berita

Ternyata Ini Alasan Masjid di Arab Saudi Tak Memiliki Kotak Amal

fajar adhitya Jum'at, 16 Juli 2021 - 22:05 WIB
Ternyata Ini Alasan Masjid di Arab Saudi Tak Memiliki Kotak Amal
Pintu Kabah di Masjidil Haram Mekkah. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Kotak amal banyak ditemui pada masjid-masjid di Indonesia. Satu masjid bahkan bisa memiliki lebih dari satu kotak amal. Masjid Istiqlal misalnya, memiliki ratusan tromol dan dapat menghimpun ratusan juta dalam sekali Jumatan.

Kebudayaan berbeda justru terjadi di masjid-masjid Arab Saudi. Pemerintah melarang masjid memiliki kotak amal untuk menjaring dana jamaah.

Otoritas melarang peredaran kotak amal di lingkungan masjid karena penyaluran dananya sulit terkontrol. Muslim yang ingin berderma bisa melalui lembaga zakat atau menyerahkan langsung kepada penerima.

Mengutip Badan Wakaf Indonesia, selain Masjid Nabawi di Madinah dan Masjidil Haram di Makkah, masjid-masjid lain yang terserak di dekat Masjid Nabawi juga tidak memiliki kota amal. Misalnya, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Ijabah, Masjid Ghomamah, Masjid Bilal, Masjid Abu Dzar, Masjid Abu Bakar.

Pun demikan di Makkah. Masjid-masjid di sekeliling Masjidil Haram seperti Masjid Jin, Masjid Bin Basy, dan lain-lain juga bersih dari kencleng. Termasuk pada masjid-masjid kecil di pemukiman penduduk juga sama.

Lalu, bagaimana masjid menghidupi operasional sehari-hari? Rupanya, masjid-masjid yang tersebar di tanah Arab Saudi ini dipelihara oleh pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Wakaf dan Kebudayaan.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 31 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan