Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Bertahan di Tengah Pandemi, Pemerintah Genjot Sektor Industri Kreatif

mahmuda attar hussein Selasa, 09 November 2021 - 17:15 WIB
Bertahan di Tengah Pandemi, Pemerintah Genjot Sektor Industri Kreatif
Ilustrasi industri kreatif. Foto: Langit7/Istock
Langit7, Jakarta - Industri kreatif disebut sebagai salah satu sektor yang mampu bertahan di tengah situasi pandemi Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan sekitar 8,2 juta pelaku usaha di tanah air bergelut di bidang usaha kreatif.

Dalam hal ini, usaha kreatif didominasi oleh subsektor kuliner, fesyen, dan kriya. Bahkan, ketiga subsektor tersebut juga memiliki kontribusi terbesar terhadap PDB Ekonomi Kreatif.

Baca juga: Prambanan UMKM Java Festival, Upaya Gairahkan Produk UMKM

Plt Dirjen Industri Kreatif Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian (IKMA Kemenperin), Reni Yanita menyebutkan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan daya saing IKM untuk dapat menembus pasar global.

"Berbagai upaya dilakukan Kemenperin guna mendorong IKM menembus pasar ekspor. Antara lain melalui program E-Smart IKM, dukungan teknologi melalui program restrukturisasi mesin dan peralatan, pengembangan desain kemasan, melakukan pembinaan dan bimbingan teknis untuk mendorong IKM memahami prosedur melakukan ekspor," jelasnya beberapa waktu lalu dalam kegiatan Puncak Karya Kreatif Indonesia tahun 2021.

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas, Pemerintah Beri Kemudahan Pelayanan dan Investasi

Selain itu, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan stakeholders terkait agar secara aktif dapat melakukan promosi perdagangan pada pameran berskala internasional.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Rosmaya Hadi menjelaskan, setidaknya terdapat empat kunci utama yang dapat mendorong UMKM untuk menembus pasar global.

Pertama, UMKM perlu fokus pada pemenuhan aspek kuantitas, kualitas, dan kontinuitas produksi, memperhatikan keunggulan produk, dan mempersiapkan produk yang diminati oleh pasar, baik domestik maupun internasional. Kedua, memperkuat kelembagaan dan manajemen usaha.

Baca juga: Penuhi Kriteria Ini Agar Investasi Saham Sesuai Syariah

Ketiga, meningkatkan mindset dan kompetensi digital. Keempat, mempelajari prosedur ekspor, dapat dimulai dengan onboarding pada platform e-commerce maupun bekerjasama dengan aggregator.

"Porsi UMKM di tanah air mencapai 99,9 persen terhadap total jumlah usaha, menyerap 97,05 persen tenaga kerja Indonesia, dan berkontribusi terhadap PDB sebesar 61 persen. Untuk itu, BI senantiasa mendorong pengembangan 'New UMKM' sebagai kekuatan perekonomian nasional melalui program yang dilakukan secara end-to-end, digital, dan berorientasi ekspor," tambahnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)