Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home global news detail berita

Pencegahan Lonjakan Covid-19 Bukan dengan Tes PCR tetapi Prokes

Garry Talentedo Kesawa Rabu, 10 November 2021 - 06:57 WIB
Pencegahan Lonjakan Covid-19 Bukan dengan Tes PCR tetapi Prokes
Ilustrasi uji atau tes PCR. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Upaya pencegahan lonjakan kasus Covid-19 yakni dengan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan menggunakan sabun (3M). Bukan dengan melakukan tes RT-PCR bagi pelaku perjalanan.

Hal demikian disampaikan Epidemiolog sekaligus Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane. Menurutnya, penerapan tes PCR untuk pelaku perjalanan juga tidak efektif apabila dilakukan untuk wilayah kabupaten-kota yang akses pada laboratoriumnya terbatas.

Baca Juga: Pemerintah Tindak Tegas RS dan Lab yang Nakal Tarif Tes PCR

"Untuk perjalanan domestik, yang harus dilakukan itu pencegahan untuk terjadinya transmisi. Bagaimana caranya, ya 3M," kata Masdaline di Jakarta, Selasa (9/11/2021).

Dia menerangkan, beberapa wilayah kabupaten atau kota di Indonesia baru bisa mendapatkan hasil tes PCR selama dua hari. Hal tersebut dinilai tidak efektif karena orang yang mendapatkan hasil tes memiliki waktu dua hari yang memungkinkan terjadi transmisi atau infeksi virus dari aktivitas sosialnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM untuk wilayah Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kebijakan syarat tes RT-PCR untuk pelaku perjalanan domestik kembali dikaji. Kebijakan itu disebut untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat pada libur Natal dan tahun baru.

Baca Juga: Kebijakan Perjalanan Wajib PCR, Fraksi PKS: Tambah Beban Rakyat

Dia juga menerangkan, hasil negatif tes PCR bukan berarti memperbolehkan kapasitas transportasi umum menjadi 100 persen. Untuk itu, dinilai melanggar protokol kesehatan yakni menjaga jarak fisik.

Masdalina juga mendukung terus diturunkannya harga tes PCR hingga di bawah Rp100.000 seperti yang diterapkan di negara India. "Kalau ternyata dengan tes PCR bisa diturunkan jauh sekali dibandingkan dari harga awal, kita dukung juga, kalau bisa didorong lagi sama seperti India kurang dari Rp100 ribu," katanya. (Sumber: Antaranews)

Baca Juga:

Luhut-Menkes Terbang ke Amerika, Bahas Investasi Obat Covid-19 di Indonesia

Hari Ini Indonesia Izinkan Wisman 19 Negara Masuk Bali dan Kepri


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)