Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 08 Desember 2025
home lifestyle muslim detail berita

Superfood dan Perubahan Paradigma Masyarakat terhadap Pangan

mahmuda attar hussein Ahad, 14 November 2021 - 13:05 WIB
Superfood dan Perubahan Paradigma Masyarakat terhadap Pangan
Pohon kurma. Foto: Langit7/Istock
Langit7, Jakarta - Meningkatnya penyakit disertai dengan penyebaran COVID-19 secara perlahan memberikan perubahan sikap dalam pencegahan penyakit dan gaya hidup sehat. Hal tersebut dapat diawali dengan healthy diet, melalui konsumsi pangan fungsional, superfood dan suplemen yang lebih disukai dibandingkan obat-obatan.

Prof Ahmad Sulaeman, Guru Besar Keamanan Pangan IPB University menjelaskan, ada perubahan paradigma masyarakat terhadap pangan. Perubahan paradigma ini telah menjadikan masyarakat mencari makanan yang dianggap menyehatkan, yang kemudian berkembang istilah baru yaitu superfood.

Baca juga: Resmi Meluncur, SUV Hyundai Creta Dibanderol Mulai Rp200 Jutaan

Lebih lanjut ia menjelaskan, meskipun tidak ada satupun makanan tunggal yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan gizi, terdapat jenis-jenis makanan yang mengandung zat gizi atau komponen fitokimia dalam jumlah yang tinggi. Tidak hanya itu, beberapa jenis makanan ini juga beragam yang berdasarkan studi empiris memberikan kontribusi atau bermanfaat untuk kesehatan.

Superfood memungkinkan kita mendapatkan gizi dengan makan dalam jumlah lebih sedikit. Ketika kita mempertimbangkan untuk menambahkan satu pangan baru pada menu, kita harus memastikan bahwa kita tetap menjaga diet gizi seimbang dan bebas toksin yang bisa menyebabkan inflamasi dalam tubuh kita,” tambah Prof Ahmad, dosen IPB University yang telah meraih tiga penghargaan internasional dari The International College of Nutrition ini, Minggu (14/11).

Prof Ahmad juga memaparkan beberapa superfood dalam Al Qur’an. Superfood yang dimaksud diantaranya adalah pisang, produk dari lebah, labu kuning, buah tin (ara), kurma, zaitun, dan delima.

Baca juga: Ajang Indonesia Unjuk Gigi sebagai Pusat Fesyen Muslim Dunia

Adapun kajian ilmiah tentang makanan yang tergolong superfood, Prof Ahmad menyebutkan diantaranya adalah propolis, air kelapa, sagu, galohgor, tempe, dan buah naga.

“Penambahan makanan yang diklaim superfood dalam diet gizi seimbang tetap perlu disertai dengan olahraga yang teratur, sehingga dapat membantu meningkatkan wellbeing dan kesehatan masyarakat,” tambah Prof Ahmad.

Dosen IPB University dari Departemen Gizi Masyarakat itu menegaskan, agar konsumen tidak mislead dan tidak dirugikan, diperlukan pengaturan dan standar yang lebih jelas mengenai pangan yang diklaim atau diberi label superfood. Hal ini termasuk kewajiban menyediakan dukungan bukti ilmiah yang valid terkait klaim kesehatan yang diajukan.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 08 Desember 2025
Imsak
03:58
Shubuh
04:08
Dhuhur
11:48
Ashar
15:14
Maghrib
18:02
Isya
19:17
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan