LANGIT7.ID - Bali - Pengguna internet di Indonesia mengalami kenaikan hingga 202,6 juta jiwa atau naik 15,5 persen dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 274.9 juta jiwa. Kenaikan ini menandakan penetrasi internet di Indonesia di awal 2021, mencapai 73,7 persen.
Data tersebut dimuat dalam laporan terbaru yang dirilis layanan manajemen konten Hootsuite dan agensi pemasaran media sosial We Are Social dalam laporan bertajuk "Digital 2021".
Baca juga: Kejahatan Siber Merajalela, Kominfo Ajak Pemangku Kepentingan Jaga Keamanan di InternetSebagai negara dengan pengguna internet terbesar di Asia Tenggara, Indonesia dibayangi oleh adanya serangan siber yang mengalami peningkatan di tahun 2021 sehingga penting agar masyarakat melek terhadap keamanan siber.
“Tidak ada kebenaran yang absolut. Seluruh lapisan masyarakat memiliki kewajiban untuk bersikap dewasa dan bertanggung jawab dengan tidak mudah bereaksi dalam berinteraksi di dunia maya," tutur Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata, Kemlu RI Rolliansyah Soemirat di acara Talkshow “Membangun Kesadaran Masyarakat terhadap Keamanan Siber" secara hybrid dari Bali, Sabtu (13/11/2021).
Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan saat beraktivitas di dunia maya, agar terhindar dari adanya cyberthreat dan cyberattack.
Tantangan dan potensi perkembangan teknologi digital merupakan hal penting untuk dikelola, demi menjaga keamanan informasi melalui integritas, ketersediaan informasi secara utuh, dan akuntabilitas informasi. Hal ini bertujuan untuk menanggulangi misinformasi dan disinformasi yang dikenal dengan hoax, yang dampaknya jauh lebih merusak daripada cyberattack biasa karena menyerang individu.
“Cyber-attacks kepada mesin maupun manusia dapat dihindari dengan sikap yang skeptis dan kritis terhadap informasi di dunia maya. Penanggulangan hoax bukan hanya kewajiban pemerintah, melainkan juga masyarakat secara keseluruhan," kata Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Harry Sufehmi.
Baca juga: Serangan Siber Timbulkan Kerugian USD6 Triliun, Pemerintah Lindungi Data PribadiSenada dengan Mafindo, Kepala Prodi Teknologi dan Informasi ITB STIKOM I Wayan Ardiyasa mengatakan bahwa “Penting bagi masyarakat untuk meningkatkan literasi dan wawasan mengenai dunia digital."
Sebagai bagian dari ICDD Week, Kemlu RI juga menyelenggarakan webinar Ngobrol Digital di Ranah Diplomasi, Bakohumas, dan Pameran ICDD, 12-15 November 2021. Secara resmi, Menlu RI akan membuka acara puncak ICDD 16 November 2021 yang akan membahas mengenai pandangan beberapa negara tentang perkembangan diplomasi digital di masa pandemi dan potensi yang terdapat di dalamnya.
(est)