Langit7, Jakarta - Dua pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus, Almas Fauziah dan Sekar Arum Kinasti, meraih medali emas Internasional Exhibition for Young Inventors 2021.
Ajang tersebut memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk turut andil dalam kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia. Juga membangun jejaring internasional, dan memberikan peluang seluruh pihak untuk terlibat dalam aktivitas ilmu pengetahuan serta penelitian.
Di ajang internasional ini, Almas Fauziah dan Sekar Arum Kinasti berhasil menciptakan alat pendeteksi zat berbahaya yang terkandung dalam makanan.
Baca juga: Brigjen KH Syamun, Gerilyawan yang Berguru di Masjidil Haram Sejak BeliaMengutip laman kemenag go.id, riset keduanya memanfaatkan ekstrak ubi ungu, ekstrak bunga talam, dan ekstrak bunga pacar air yang kemudian dimasukkan dalam refill ballpoint. Alat yang diciptakan ini mampu mendeteksi kandungan zat formalin, boraks, serta pewarna sintesis dalam makanan.
"Kami banyak mendengar berita tentang adanya oknum tidak bertanggung jawab yang menaburkan zat makanan berbahaya dalam makanan yang mereka jual. Itu dapat mengakibatkan kerusakan kesehatan dalam jangka waktu yang panjang," ujar Almas Fauziah di Kudus, Minggu (14/11).
Riset ini juga dilatarbelakangi oleh mahalnya alat pendeteksi zat berbahaya dalam makanan yang dijual di pasaran. Sehingga, tidak banyak orang yang mau membelinya.
Baca juga: Ustaz Dasad Latif Digadang-gadang Bakal Jadi Ketua DMISementara itu, Sekar Arum mengatakan penelitian ini dilakukan pada 2020 untuk persiapan mengikuti kompetisi invensi internasional yang dilaksanakan LIPI (sekarang BRIN). Riset ini kemudian dikembangkan lagi selama sebulan pada 2021 untuk mengikuti ajang internasional.
"Alhamdulillah berhasil meraih medali emas," tambahnya.
Sebagai informasi, MAN 2 Kudus Widayanto turut mendukung siswanya untuk mendapatkan ide penelitian sesuai minat dan karakter masing-masing. Pihak sekolah juga memfasilitasi dan mengajarkan para siswa untuk bisa berkembang dan mampu berkompetisi dengan sekolah dan madrasah lain.
(zul)