Langit7, Mojokerto - Jahe merah merupakan tanaman yang sering dijadikan sebagai salah satu bahan racikan obat tradisional. Hal itu dikarenakan jahe merah memiliki segudang manfaat kesehatan.
Kandungan pada jahe, seperti gingerol, flavonoid, agen antibakteri, agen antiperadangan, dan lainnya, dipercaya dapat memberi dampak positif pada kesehatan.
Beragam manfaat seperti mengatasi masalah pencernaan, nyeri otot, menurunkan asam urat, dan lainnya, membuat jahe merah cukup diminati oleh banyak kalangan.
Baca juga: Dapat Untung Bersih Rp500 Juta Dari Peternakan Ayam ModernPeluang itu pula yang dimanfaatkan muslimah asal Mojokerto, Siti Maimunah. Ia mulai memproduksi minuman serbuk jahe merah sejak 2018 lalu.
"Pada 2012 lalu kami sempat buat (jahe merah) yang cair dan mulai keliling ke kampung dengan sepeda," ujarnya dikutip dari kanal YouTube Ayo Inspiratif.
Seiring perkembangannya, saat ini dengan brand Ijaaba Jahe Merah miliknya itu, Siti sudah mampu memperkerjakan lima orang karyawan.
Sesuai dengan harapan dan doanya yang terijabah, kini produk jahe merahnya juga telah menjangkau pasar global. Beberapa negara tujuan ekporsnya, yakni Turki Dubai, Qatar, Hongkong, dan Belanda.
"Semuanya melalui komunitas ekspor dan rekan-rekan kerja kamu," katanya.
Baca juga: Ini Tiga Komitmen BP Tapera dalam Prinsip SyariahMenurutnya, dengan kemudahan perizinan yang diberikan pemerintah saat ini, juga turut membantu perkembangan usaha. Ia mengajak para pengusaha yang ada untuk mengikutsertakan produk mereka ke dalam proses perizinan.
Sebab, perizinan usaha diyakininya dapat menambah nilai jual dan meyakinkan pembeli. Sehingga usaha dapat berkembang dengan signifikan.
"Alhamdulillah, sedikit demi sedikit kita buka pasar juga untuk reseller dan distributor, dan saat ini omzet kami kurang lebih sekitar lima puluh juta perbulan," tambahnya.
Ia berharap, melalui usahanya itu dapat membagi keberkahan dan kebermanfaatan bagi banyak orang, baik bagi karyawannya mau pun para konsumen Ijaaba Jahe Merah.
(zul)