Langit7, Karawang - Manajemen kandang merupakan faktor penting dalam peternakan. Dengan penerapan yang tepat, diyakini bakal mendapatkan keuntungan dan hasil maksimal.
Untuk itu, muslim asal Loji, Karawang, Dede Pratama berupaya menerapkan sistem kandang modern untuk peternakan ayam pedagingnya. Peternakan ayam modern sendiri merupakan bentuk transformasi dari peternakan tradisional.
"Jadi kandangnya lebih ramah lingkungan untuk di masyarakat setempat, karena tidak menimbulkan bau, lalat dan lainnya," ujarnya dikutip dari kanal Youtube Start With Dream.
Baca juga: Santri Ini Sukses Bisnis Durian, Bisa Jual 15 Ton dalam Sebulan![Dapat Untung Bersih Rp500 Juta Dari Peternakan Ayam Modern]()
Selain itu, kandang modern juga memiliki peralatan otomatis yang dapat memudahkan kerja peternak. Sehingga sudah minim menggunakan tenaga manusia.
Di lahan seluas satu hektare itu, Dede membangun kandang peternakan modern untuk kapasitas 75 ribu ekor ayam. Jika dihitung, total modal untuk ayam dan kandangnya itu Dede menghabiskan dana sebesar Rp4-5 miliar.
"Kebetulan kita menggunakan kandang full otomatis. Kita juga sudah menghitung perkiraan profit bersihnya nanti, yakni sekitar 10-15 persen dari total omzet, atau sekitar Rp500 juta dalam sekali panen," jelasnya.
Baca juga: Sedang Naik Daun, Ini Prospek Bisnis Menjanjikan dari Ikan Channa![Dapat Untung Bersih Rp500 Juta Dari Peternakan Ayam Modern]()
Dengan rentang waktu tiap panen selama 30-35 hari, menjadikan prospek bisnis dari peternakan ayamnya ini cukup menjanjikan. Selain itu, juga menerapkan model bisnis kemitraan untuk menjual hasil panen ayamnya dengan lebih mudah.
Menurutnya, untuk memulai usaha perlu dilakukan dengan sebuah aksi. Ia menyebutkan, terkendalanya perkembangan usaha karena banyak orang yang memikirkan profit diawal bukan fokus untuk mengembangkannya.
(zul)