LANGIT7.ID - - Hari Diabetes Dunia diperingati setiap tanggal 14 November 2021. Hari peringatan ini sekaligus memperingati hari lahir Sir Frederick Grant Banting yang menemukan insulin bersama asistennya, Charles Best di tahun 1922.
Peringatan Hari Diabetes juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masalah kesehatan global, mendeteksi dini dan menjadi sarana pencegahan. Tujuan berikutnya adalah untuk mendukung penderita diabetes untuk dapat mengelola kondisi penyakitnya dengan baik juga sebagai pencegahan komplikasi.
Baca juga: Punya Diabetes? Perhatikan 6 Hal Berikut!Menurut ahli gizi Lovneet Batra, diabetes adalah sekelompok penyakit metabolisme di mana seseorang memiliki gula darah tinggi karena masalah memproses atau memproduksi insulin.
Diabetes dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia, ras, jenis kelamin, atau gaya hidup. Penyakit tidak menular ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius termasuk serangan jantung, stroke, kebutaan, masalah selama kehamilan dan gagal ginjal.
Namun, diabetes ternyata memiliki dampak yang berbeda pada wanita dibandingkan dengan pria yang mengidapnya.
Mengutip dari Instagram Loveneet pada (15/11), yang membagikan 6 gejala atau dampak bagaimana diabetes mempengaruhi wanita. Lovneet mengatakan, “Wanita memiliki tingkat serangan jantung yang lebih rendah daripada pria."
Inilah 6 dampak bagaimana diabetes dapat mempengaruhi kesehatan wanita:
1. Diabetes meningkatkan risiko penyakit jantung sekitar empat kali lipat pada wanita tetapi hanya sekitar dua kali pada pria. Faktanya, sekitar dua pertiga wanita dengan diabetes meninggal karena penyakit kardiovaskular, dan mereka meninggal lebih muda daripada wanita tanpa diabetes.
2. Wanita di bawah usia 50 tahun dengan diabetes, lebih rentan terhadap serangan jantung dan stroke.
3. Wanita dengan diabetes juga berisiko lebih besar terkena penyakit jantung setelah menopause daripada mereka yang tidak diabetes. Karena penyakit tersebut tampaknya mengganggu efek perlindungan estrogen pada jantung wanita sebelum menopause.
4. Wanita dengan diabetes memiliki kadar high-density lipoprotein (HDL) kolesterol baik yang lebih rendah dan kadar trigliserida, atau lemak, dalam darah yang lebih tinggi.
Baca juga: Porang Suplemen Bagi Penderita Diabetes dan Obesitas5. Infeksi saluran kemih dan infeksi jamur vagina lebih sering terjadi pada wanita dengan diabetes. Wanita juga berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi terkait diabetes lainnya seperti kebutaan, penyakit ginjal, dan depresi dibandingkan pria.
6. Periode menstruasi yang tidak teratur sering terjadi pada wanita dengan diabetes, terutama jika glukosa darah mereka tidak terkontrol dengan baik.
“Berbagai obat, perubahan gaya hidup (menjadi gaya hidup sehat), dan pengobatan alternatif dapat membantu mengelola gejala (diabetes) dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan,” kata Lovneet.
(est)