Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home sports detail berita

Memenangkan Hati di Laga dan Kompetisi

djaka susila Rabu, 17 November 2021 - 07:05 WIB
Memenangkan Hati di Laga dan Kompetisi
Pemimpin Redaksi Langit7.id Djaka Susila. Foto: Pribadi
LANGIT7.ID, Jakarta - Kemenangan membuat atlet atau tim olahraga bahagia. Kekalahan memunculkan rasa sedih atau bahkan bersalah. Dalam sebuah pertadingan atau laga juga dalam sebuahkompetisi, kemenangan dan kekalahan menjadi bagian penting dari cerita.

Ada yang kalah dan ada yang manang, pun kadang ada hasil imbang. Yang menang semestinya tidak usah berlebihan dalam berbahagia. Karena kemenangan bisa diraih karena ada pihak yang kalah. Sehingga semestinya, atlet atau tim yang menang bisa memberikan rasa hormat kepada pihak yang kalah. Tanpa ada yang kalah, kemenangan pun juga tidak ada.

Kita juga kadang menyisihkan cerita atau kisah proses meraih kemenangan atau bahkan kekalahan dalam pertandingan. Ada sikap dari atlet atau tim olahraga sebelum, saat, dan setelah bertanding. Jadi penyebab kemenangan atau kekalahan bukan saat bertanding saja. Ada penyebab sebelum pertandingan. Juga bagaimana dalam menyikapi hasil pertandingan, baik kalah dan menang.

Ada banyak kisah yang bisa jadi lebih bermakna dari sekadar menang atau kalah. Ada pesan lain dalam setiap olahraga pada sebelum, saat, dan setelah pertandingan. Paolo di Canio mungkin akan selamanya dicap pesepak bola bengal jika pada 16 Desember 2000 tetap memasukkan bola kegawang Paul Gerrard yang sedang terkapar cedera seusai menghalau bola.

Pada laga di Goodison Park, kandang Everton, West Ham United mempunyai peluang besar unggul 2-1 jika di Canio menyepak bola ke gawang Everton yang sudah kosong. Namun di Canio memilih menangkap bola dan meminta wasit menghentikan pertandingan untuk menolong Paul Gerrard yang mengerang sakit karena cedera.

West Ham United gagal meraih tiga poin. Namun, West Ham United dan si pemain bengalnya mendapat pujian luar biasa. Cap sebagai pemain bengal pun sirna dan berganti pada cap sebagai pemain paling sportif dunia.

Roger Casugay, atlet selancar air dari Filipina juga memilih memupuskan peluang meraih emas pada SEA Games 2019 lalu untuk menyelamatkan atlet peselancar Indonesia, Arip Nurhidayat.

Ketika sama-sama berlaga di Monaliza Point, San Juan, La Union, Filipina, tali pengikat di kaki Arip terlepas dan dia terjatuh dari papan selancar. Ombak besar seolah bersiap menggulung Arip. Di saat itulah Roger menolong Arip. Roger memang gagal meraih emas, namun dia mendapat ganjaran atlet Fair Play di ajang SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

Begitu juga kisah Newcastle United yang gagal meraih tiga poin seusai dikalahkan Totenham Hotspur pada laga di Stadion St James Park 17 Oktober 2021 lalu. Newcastle memangkalah dan mungkin para pendukungnya kecewa, apalagi saat itu pendukung Newcastle tengah merayakan akuisisi klub oleh putramah kota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) sebesar Rp5,8 triliun.

Kesedihan pendukung Newcastle terobati dengan sikap fair play pemainnya, Sergio Reguillon, yang meminta pertandingan dihentikan setelah melihat ada penonton pingsan di tribune. Dia meminta wasit mengirimkan tim medis ke tribune. Desakkan yang sama juga dilakukan pemaian Totenham, Eric Dier.

Pertandingan terhenti 15 menit dan nyawa penonton diselamatkan. Newcastle secara moral memenangkan laga tersebut meski kalah gol 2-3. Begitu juga dengan Eric Dier yang melakukan gol bunuh diri. Pemain belakang itu mendapat pujian karenas ikap fair playnya.

Ya, dalam setiap laga atau kompetisi bukan sekadar kemenangan. Juga bukan sekadar menganalisa apa penyebab kemenangan atau kekalahan. Ada rasa dalam setiap laga dan kompetisi. Ada hati yang mesti ikut bermain bukan hanya skill seorang atlet atau tim. Ada pesan moral dalam setiap laga dan kompetisi dalam olahraga.

Ini yang juga semestinya dirasakan.Mungkin seorang atlet atau tim kalah dalam sebuah laga atau kompetisi, namun bisa memenangkan hati semua pihak.

"Mereka tidak tahu seberapa kuat iman saya kepada Allah. Mereka memenangkan sabuk, saya memenangkan hati," pesan atlet UFC Khabib Nurmagomedov begitu mengena buat para atlet dan tim. Karena bukan hanya laga yang harus dimenangkan, tapi hati juga harus dimenangkan.

Salam olahraga.

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)