LANGIT7.ID, Yogyakarta - Hujan deras yang menguyur wilayah Prambanan, Sleman pada Kamis (18/11/2021) sore menyebabkan air sungai Plengkung Prambanan meluap dan menerjang pipa Pengelolaan Air Minum Kelurahan (PAM Kal) Sambirejo, Prambanan. Imbasnya, pipa yang berada di Jembatan Majesam, Sambirejo tersebut terputus .
Putusnya pipa ini mengakibatkan pasokan air besih bagi warga di 13 dusun yang tersebar di lima Kalurahan, yakni Kelurahan Bokoharjo, Sambirejo, Sumberharjo, Wukirharjo dan Gayamharjo, Prambanan terhenti. Untuk memenuhi kebutuhan air, warga memanfaatkan air tadah hujan.
“Putusnya pipa itu, karena saat banjir tidak cukup kuat menahan arus air yang disertai material sampah, ranting pohon dan dapuran bambu,” Ketua PAM Desa Sambirejo, Giyatno, Jumat (19/11/2021)
Baca juga:
Hujan Deras, Tebing di Prambanan Longsor Rusak Rumah WargaAtas kerusakan itu, petugas PDAM berusaha memperbaiki pipa yang rusak dengan menyambung pipa darurat di atas jembatan Majasem. Hanya saja untuk penyambungan ini terkendala sparepart, yakni pipa HDPE 6 inch yang harus memesan terlebih dahulu, sehingga belum bisa melakukan penyambungan secepatnya.
“Kemungkinan aliran air baru kembali normal tiga hari ke depan,” jelasnya.
Hal lain yang dibutuhkan yakni alat berat untuk proses evakuasi, baik mengangkat pipa yang putus maupun membersihkan sampah, ranting dan dapuran bambu yang menyangkut di pipa. Untuk itu, berharap, ada bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman.
(sof)