LANGIT7.ID, Jakarta - Mendaki gunung menjadi aktivitas yang banyak digemari anak muda penyuka tantangan. Selain bisa melihat pemandangan alam, aktivitas ini juga menunjukkan bagaimana besarnya ciptaan Allah SWT.
Biasanya, aktivitas pendakian dilakukan saat musim kemarau. Saat musim penghujan, pendaki biasanya menghindari karena jalur pendakian akan licin. Ditambah curah hujan yang kerap tinggi menjadi kesulitan tersendiri.
Bagi pemula yang hendak mendaki, lebih baik menghindari naik gunung saat musim hujan. Jika terpaksa, ada beberapa tips yang bisa disimak Sahabat Langit7 saat akan mendaki gunung di musim penghujan:
1. Tentukan gunung yang akan didakiSaat akan mendaki tentunya Sahabat Langit7 harus tahu gunung apa yang akan menjadi tujuan. Carilah informasi sebanyak mungkin tentang gunung tersebut seperti jenis flora dan fauna yang ada di sana, ketinggian gunung, serta suhu terendah gunung tersebut supaya Sahabat Langit7 bisa lebih mempersiapkan diri.
2. Jaga Kondisi Tubuh Kesehatan menjadi hal yang paling penting dalam proses pendakian, ketika Sahabat Langit7 hendak mendaki upayakan dalam keadaan fit, jika merasa sedikit tidak enak badan sebaiknya diurungkan saja niat tersebut guna menghindari hal fatal terjadi. Jika Sahabat Langit7 memiliki keinginan kuat, atau ingin memaksakan diri upayakan minum vitamin ataupun madu untuk memulihkan kondisi badan yang terasa lemah.
Baca juga:
Wisata Desa Banjarejo, Dari Peninggalan Hindu-Budha hingga Hewan Prasejarah3. Latihan fisikAktivitas mendaki bukanlah hal yang mudah. Saat mendaki, Sahabat Langit7 akan dihadapkan dengan trek yang tidak stabil, serta kondisi alam yang tidak bisa ditebak. Terkadang melewati jalur yang landai, terkadang juga Sahabat Langi7 dihadapkan dengan jalur yang terjal.
Latihan fisik penting dilakukan sebelum benar-benar naik gunung. Mulai dari berlari beberapa kilometer dalam sehari bisa membantu kondisi fisik Sahabat Langit7 tetap bugar, serta melatih otot kaki dan juga keseimbangan saat mendaki gunung. Usahakan kegiatan latihan fisik ini dilakukan secara rutin dilakukan seminggu sebelum mendaki, di pagi dan sore hari.
4. Cek peralatan dan perlengkapan mendaki Mengecek peralatan mendaki menjadi hal yang rutin dilakukan bagi seorang pendaki sebelum melakukan perjalanan mendaki. Ini sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri dari kondisi alam yang ekstrem dan tidak bisa kita tebak.
Perlengkapan mendaki gunung juga hal yang patut dipersiapkan dengan baik. Jika tidak, bisa berakibat fatal. Selain peralatan kelompok, peralatan dan perlengkapan pribadi juga wajib dipersiapkan, seperti jaket, sleeping bag, matras, carrier, sepatu trekking, dan sandal.
5. Logistik yang harus dibawa Hal yang penting dalam mendaki adalah makanan. Mendaki merupakan aktivitas yang menguras energi. Asupan makanan menjadi penting untuk mengembalikan stamina yang terkuras.
Bawa bekal yang cukup. Jangan berlebihan, tidak pula sedikit. Jangan sampai Sahabat Langit7 kehabisan makanan ketika berada di atas gunung.
Ketika mendaki Sahabat Langit7 bisa membawa beberapa bahan konsumsi seperti air putih, roti, nasi, beras, lauk pauk yang cocok untuk perjalanan di hutan.
Kebanyakan orang sangat gemar membawa mie instan namun ini sangat tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi pendaki karena menghindari penyakit lambung yang bisa kapan saja datang. Jika sahabat Langit7 tetap ingin membawa, itu dikembalikan lagi kepada masing-masing.
6. Gunakan plastik untuk setiap barang bawaan
Air hujan membuat barang bawaan serta tubuh menjadi basah, untuk menghindari barang menjadi basah, Sahabat Langit7 disarankan untuk membungkus setiap barang dengan plastik agar terhindar dari air.
7. Jas hujan Jas hujan wajib dibawa saat musim penghujan. Saat mendaki jas hujan sangat efektif digunakan dibanding payung, topi dan tas anti air. Jika memang mendung, disarankan jas hujan langsung digunakan agar lebih ringkas saat hujan tiba-tiba datang dengan deras.
6. Jangan sering berhenti Mendaki pasti membuat siapapun merasa sangat lelah maka memilih berhenti untuk beristirahat menjadi pilihan yang tepat. Namun, sering kali berhenti akan mengganggu pendakian seperti estimasi dalam perjalanan akan menjadi lebih lama.
Saat memutuskan untuk berhenti diusahakan berhentilah di pos pendakian atau pos bayangan, bila perlu saat beristirahat di pos bayangan usahakan tidak duduk, cukup berhenti sambil berdiri atau bersandar di batang pohon, ini akan sedikit membantu Sahabat Langit7 agar tidak merasa kram dan otat kaki tidak terlalu kaku.
7. Tidak membuang sampah sembarangan Alam yang terhampar indah disuguhkan untuk setiap insan untuk dijaga kelestariannya, jika membuang sampah sembarangan tentu kita tidak ingin keindahan itu dipenuhi sampah yang kotor. Jika datang hanya ingin mengotori alam, lebih baik tetap di rumah saja.
8. Ikuti arahan dan larangan petugas Ketika Sahabat Langit7 akan mendaki hal pertama yang harus dilakukan adalah mendaftar atau biasa disebut dengan simaksi. Biasanya saat simaksi Sahabat Langit7 akan diberitahukan terkait larangan apa saja yang tidak boleh dilanggar, petugas akan menjelaskan jalur pendakian seperti dimana posisi sumber mata air dan lainnya.
Ketika simaksi sudah selesai Sahabat Langit7 akan dipersilahkan untuk memulai pendakian, di setiap perjalanan Sahabat Langit7 akan sering melihat petunjuk arah ikutilah arah tersebut ini akan membantu Sahabat Langit7 agar tidak tersesat.
9. Menentukan arah kiblatBagi Sahabat Langit7 yang hendak menunaikan sholat menentukan arah kiblat menjadi sesuatu yang dipertimbangkan, ada beberapa cara untuk mengetahui arah kiblat saat sedang berada di gunung, Sahabat Langit7 bisa menggunakan kompas yang memiliki keakuratan yang tinggi.
Selain itu Sahabat Langit7 bisa perhatikan gerak semu harian matahari dengan mengetahui di mana matahari terbit dan terbenam dengan begitu Sahabat Langit7 bisa mengetahui arah kiblat, melihat lumut di batang pohon jika melihat banyak lumut maka itu menandakan sisi timur.
Sedangkan sisi yang kering menandakan sisi barat terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama, berbeda dengan sisi timur yang hanya mendapatkan sinar matahari di pagi hari. Sahabat Langit7 juga bisa menjama atau qasar ini memudahkan SahabatLangit7 yang tengah berada dalam perjalanan, apalagi gunung memiliki kondisi medan yang curam.
(sof)