Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 06 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Kayu India, Bisnis Herbal yang Menjanjikan Dikala Pandemi

mahmuda attar hussein Ahad, 18 Juli 2021 - 21:15 WIB
Kayu India, Bisnis Herbal yang Menjanjikan Dikala Pandemi
Ilustrasi herbal kayu India yang banyak diincar masyarakat kala pandemi Covid-19. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Pandemi Covid-19 tak kunjung usai menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat. Hingga berbagai suplemen dan obat-obatan yang dihadirkan dan diklaim bisa menangkal virus Covis-19 menjadi sasaran pembelian utama masyarakat.

Salah satunya, Qusthul Hindi. Dikutip dari gsilab.id, Qusthul Hindi lebih sering dikenal umat muslim sebagai kayu India. Qusthul Hindi atau Indian Costus adlaah batang hitam dari tanaman Costus di India, yang diyakini telah dijadikan obat sejak 2500 tahun lalu di Yunani,Persia, Arab dan India.

Herbal ini menjadi salah satu yang digunakan oleh masyarakat karena dipercaya meningkatkan imunitas dan beberapa manfaat lainnya tehadap suatu penyakit.

Ustadz Taufiq Hartono mengatakan, Qusthul Hindi merupakan herbal yang direkomendasikan oleh Rasulullah SAW. Seperti disebutkan pada hadits yang artinya, “Hendaklah kalian (berobat) deengan al-Ud al-Hindi (batang kayu India) ini. karena sungguh di dalamnya ada tujuh macam kesembuhan, dengan menghirupnya melalui hidung dari penyakit tenggorokan, dan memasukkannya melalui mulut dari radang selaput dada (paru).” (Shahih Bukhari, 7/124, no. 5692, dari Ummu Qais binti Mihshan r.a. Maktabah Syamilah).

“Rasanya pahit memang, tapi kata Rasulullah ini adalah syifa (obat/penyembuh),” katanya.

Banyaknya rekomendasi akan khasiat dari Qusthul Hindi ini menyebabkan maraknya penjual obat herbal yang memanfaatkan hal ini menjadi ladang bisnis mereka. Qusthul Hindi yang beredar berbentuk kapsul dan serbuk.

Berdasarkan penelusuran Langit7, salah satu toko online di Tokopedia, Pusat Grosir Herbal, menjual herbal Qusthul Hindi 50 kapsul dengan harga Rp70 ribu. Sementara serbuk 50gram dihargai Rp60 ribu.

Dari data tersebut juga diketahui sebanyak 7.229 orang memberikan respon positif. Sementara untuk penjualannnya, herbal ini telah terjual sebanyak lebih dari 21 ribu kali.

Maka jika rata-rata harga penjualan adalah Rp60 ribu, setidaknya Pusat Grosis Herbal sudah memperoleh omzet sebesar Rp1,26 miliar dari total penjualan Qusthul Hindi saja. Tentu ini menjadi bisnis yang menggiurkan bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang obat-obatan.

Selain itu, berdasarkan review dari konsumen, Islah mengaku merupakan mantan pasien Covid-19 yang berhasil sembuh setelah sebelumnya sempat beberapa kali dinyatakan positif terjangkit virus Covid-19.

“Saya mantan pasien covid bergejala. Selama sakit di swab PCR 2 kali masih positif. Atas usul teman saya konsumsi Qusthul Hindi dan Alhamdulillah dengan izin Allah, hasil swab ke-3 sudah negatif,” katanya.

Namun Islah juga menegaskan, dirinya tidak menyatakan Qusthul Hindi sebagai penyebabnya memperoleh kesembuhan. Sebab dalam masa itu pula ia juga mengonsumsi herbal lainnya.

“Tapi pasca sakit dan hingga sekarang saya dan keluarga masih tetap mempercayakan mengonsumsi Qusthul Hindi ini untuk daya tahan tubuh dan pencegahan,” imbuhnya.

Untuk produk Qusthul Hindi yang berbentuk serbuk ini, bisa dikonsumsi dengan cara diseduh air panas. Selain itu, bisa juga menambahkan madu, minyak zaitun dan habbat sauda secukupnya.

Berikut adalah manfaat yang diduga bisa didapat dari mengonsumsi Qusthul Hindi, yakni:
• Meningkatkan imunitas tubuh;
• Anti virus;
• Mengatasi sakit tenggorokan;
• Atasi pleuritis, radang selaput dada;
• Menyehatkan paru-paru;
• Melegakan pernapasan;
• Mengatasi batuk dan pilek;
• Mengatasi gatal dan sakit kulit;
• Menyehatkan hati, hepatitis;
• Anti tumor dan kanker;
• Mengatasi mikroba, bau mulut;
• Membugarkan badan;
• Memperkasakan stamina pria –wanita.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 06 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)