Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 31 Agustus 2026
home wirausaha syariah detail berita

Manisnya Bisnis Madu, Terasa hingga Luar Negeri

mahmuda attar hussein Rabu, 01 Desember 2021 - 18:30 WIB
Manisnya Bisnis Madu, Terasa hingga Luar Negeri
Madu. Foto: Langit7/Istock
Langit7, Bogor - Madu memiliki segudang manfaat bagi pengonsumsinya, seperti meningkatkan imunitas, energi, hingga mengobati penyakit asam urat, dan lainnya.

Banyaknya khasiat yang bisa dirasakan, membuat madu menjadi salah satu produk yang cukup diminati dan memiliki nilai ekonomi.

Hal itu membuktikan prospek bisnis madu cukup menjanjikan untuk dilakukan. Bahkan hingga membuat salah seorang pebudi daya lebah madu asal Bogor mampu memasarkan madunya hingga ke luar negeri.

Baca juga: BSN Luncurkan Etalase Digital Produk UMKM ber-SNI
Manisnya Bisnis Madu, Terasa hingga Luar Negeri
Ialah Soleh yang telah menjalankan usaha budi daya lebah madunya selama empat tahun belakangan, tepatnya pada 2018 silam. Usaha tersebut dipilihnya karena selain dapat melestarikan alam, ia juga mendapatkan keuntungan yang menjanjikan.

"Kami di sini bukan sekadar jual madu, tapi juga memberikan edukasi kepada pengunjung. Jadi pengunjung juga bisa langsung ikut proses panen," ujarnya seperti dikutip dari kanal Youtube Jagadtani TV.

Lebah madu yang ia budi dayakan sendiri merupakan jenis lokal atau apis cerana. Menurutnya, apis cerana lebih mudah untuk dibudi dayakan karena memang populasinya yang cukup melimpah.

Baca juga: Wapres Minta Indonesia Jadi Pusat Produsen Halal Dunia

Dari satu kotak sarang lebahnya, Soleh mampu memanen sebanyak 4-5 kilogram setiap masa panen di musim panas.

"Kalau lagi musim bunga, satu bulan itu bisa mencapai 100 kilogram. Tapi kalau lagi musim tidak bagus paling sekitar 50-60 kilogram perbulan," jelasnya.
Manisnya Bisnis Madu, Terasa hingga Luar Negeri
Dengan jumlah panen tersebut, Soleh mengaku mampu mendapatkan omzet Rp6-15 juta per bulannya, tergantung dari musim bunga.

Selain itu, ia juga telah memasarkan produk madunya hingga ke luar negeri, seperti Malaysia. Sementara di pasar lokal sendiri ia sudah menjangkau hampir seluruh daerah di Indonesia.

Baca juga: Perkuat Denyut Nadi UMKM, Pasar Pon Jadi Ikon Kabupaten Trenggalek

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produksi madu di Indonesia mencapai 51,34 ribu liter atau 89,7 persen pada 2020.

Pulau Jawa menjadi penghasil madu terbesar secara nasional. Di mana produksinya mencapai 41,6 ribu liter atau 81,06 persen dari total secara nasional.

Madu di Indonesia dihasilkan oleh lebah hutan maupun budi daya. Sekitar 80-90 persen madu berasal dari lebah hutan di beberapa wilayah Indonesia.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 31 Agustus 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan