Ilustrasi Shalawat kepada Rasulullah SAW, Muhammad bin Abdulah. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID, Jakarta - Musisi kelahiran Brunei Darussalam, Aziz Hayat atau yang akrab dengan nama panggung Jaz melantunkan Shalawat Asyghil, yang menjadi pembuka rangkaian proyek musikal Shalawat Salaam. Proyek musik tersebut dirilis Megah Music dalam rangka menyambut Idul Adha 1442 H.
Keutamaan Shalawat Asyghil, selain memohonkan shalawat dan salam atas Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarga, dan sahabatnya, juga bertujuan meminta kepada Allah agar umat Islam diselamatkan dari kejahatan orang-orang yang zalim. Jaz melantukan Shalawat Asyghil dengan untain nada dari musik yang dibuat Tohpati.
Lagu shalawat tersebut telah dirilis dan dapat dinikmati di semua platform musik yang ada. Jaz mengaku, mempersiapkan banyak hal ketika diminta melagukan Shalawat Asyghil. Dia ingin pendengar bisa menghayati kandungan yang ada dalam shalawat sekaligus menikmatinya sebagai nada-nada yang indah.
"Karena buat saya ini adalah doa, karena itu saya memastikan agar mengucapkannya secara benar. Dan itu berimbas kepada penghayatan yang lebih emosional saat membawakannya," katanya dalam siaran pers dikutip Antara.
"Untuk memperlancarnya, saya banyak melihat video-video cover mengenai Shalawat Asyghil ini di YouTube juga," ungkap penyanyi yang populer melalui lagu Dari Mata.
Head of Artist and Repertoire Sony Music Entertainment Indonesia Andrey Noorman mengatakan, Shalawat Asyghil cukup termashur di kalangan muslim. Shalawat tersebut pun dijadikan pembuka untuk mendorong lahirnya musik-musik berkualitas bernapaskan dakwah.
"Kami ingin menghadirkan karya musikal berkualitas yang tidak hanya berisi hiburan dan estetika artistik, namun membawa nilai kebaikan bagi segenap pendengarnya," kata Noorman.
Berikut video Jaz saat membawakan Shalawat Asyghil
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”