Langit7, Jakarta - Pasar Santa menjadi salah satu contoh edukasi digital yang dilakukan pemilik pasar kepada pelaku usaha mikro yang terlibat di sana.
Pasar yang terletak di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tepatnya berada di hook diantara dua jalan yaitu Jalan Cipaku 1 dan Jalan Cisanggiri 1 itu, disebut telah membantu pelaku usaha mikro, dan para tenant atau penyewa untuk melakukan transformasi digital.
Baca juga: Lebih Hemat dan Aman, Ini Sederet Keunggulan Kompor InduksiStaf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Fiki Satari mengatakan, Pasar Santa mendukung program prioritas pemerintah di masa PPKM untuk mendorong pelaku UKM
go digital.
Dengan keterbatasan mobilitas, pendampingan untuk
go digital menjadi salah satu cara untuk mengembalikan kondisi penjualan agar tidak merosot terlalu dalam," ungkapnya, dalam keterangan tertulis, dikutif, Kamis (02/12).
Ia menekankan, pendampingan yang dilakukan juga tidak boleh terlalu rumit. Pasalnya, kebanyakan pelaku usaha mikro belum memiliki literasi digital yang baik.
"Memang onboarding ke media sosial dulu. Di sini kita berkewajiban mendampingi para pelaku UMKM," ujar Fiki.
Baca juga: Manisnya Bisnis Madu, Terasa hingga Luar NegeriSeperti diketahui, pelaku usaha mikro saat ini telah mendapatkan bantuan permodalan dari pemerintah melalui program BPUM. Pihaknya juga akan senantiasa membantu pelaku usaha mikro untuk naik kelas dan
onboarding ke
platform digital.
"Kita akan dampingi terus pelan-pelan, mudah-mudahan pandemi ini bisa segera kita lewati bersama," harapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Pasar Santa, Fritz Ondoy Sinaga menambahkan, edukasi yang dilakukan oleh pihaknya kepada pelaku usaha mikro dilakukan dengan jemput bola atau
door to door.
"Di pandemi tahun 2020 kemarin memang sangat terasa sekali, kami sendiri sampai memutar otak untuk pemasaran digital dengan cara
door to door, mengambil sampel dari masing-masing pedagang. Jadi mereka kita pasarkan secara digital," tambahnya.
Baca juga: Langkah Kemenkeu Wujudkan Indonesia Pusat Produsen Halal DuniaUpaya itu membuahkan hasil, hingga saat ini pelaku usaha mikro di Pasar Santa mulai kembali bergeliat setelah mengaplikasikan penggunaan digital.
"Dari pemasaran kita ada digitalisasi dan dari pembayaran juga baru kemarin
launching digitalisasi pasar. Hal itu dilakukan untuk memutus rantai pandemi Covid-19 dari uang yang beredar, kita putus dengan cara
cashless," tegasnya.
(zul)