LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengonfirmasi adanya penambahan 31 kasus positif Covid-19 harian. Penambahan kasus diketahui berdasarkan hasil tes PCR dan antigen yang dilakukan pada Selasa (7/12).
Data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan sebanyak 11.899 spesimen telah menjalani tes PCR. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.519 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 31 positif dan 9.488 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes antigen sebanyak 42.482 orang dites dengan hasil lima kasus positif dan 42.477 kasus negatif.
Baca juga: Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Libur NataruKepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengingatkan bahwa masyarakat masih memungkinkan untuk tertular dan menularkan virus Covid-19. Terlebih, jika masyarakat melonggarkan protokol kesehatan kendati sudah mendapatkan vaksin.
"Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini," kata Dwi dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta menekankan warga menerapkan "3T" (testing, tracing, treatment) dan vaksinasi pada sejumlah kelompok prioritas terkait catatan kasus positif Covid-19. Dwi juga menyampaikan target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
Baca juga: Reisa Broto: Pola Makan Gizi Seimbang Bantu Perangi Omicron"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 92.652 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 701.829 per sejuta penduduk," ujar Dwi.
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta menurun delapan kasus, sehingga jumlah kasus aktif sebanyak 322 orang yang masih dirawat atau diisolasi. Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta hingga saat ini sebanyak 864.223 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 850.319 dengan tingkat kesembuhan 98,4 persen. Sementara jumlah total orang meninggal dunia sebanyak 13.582 jiwa dengan tingkat kematian 1,6 persen, di mana tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.
Baca juga: Waspada Varian Omicron, Pemerintah Dorong Vaksinasi bagi Kelompok Rentan dan Anak-AnakUntuk persentase kasus positif (positivity rate) sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,3 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,6 persen. Di sisi lain, WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.
Untuk Vaksinasi Program dosis 1 saat ini sudah mencakup 11,1 juta orang (124,5 persen), dengan proporsi 67 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 33 persen warga KTP Non DKI. Sedangkan jumlah masyarakat DKI Jakarta yang divaksin dosis satu pada Selasa ini sebanyak 5.658 orang.
Sementara total dosis dua kini mencapai 9,1 juta orang (101,8 persen), dengan proporsi 70 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 30 persen warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis dua sebanyak 14.821 orang.
Pemprov DKI Jakarta juga terus menyediakan tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU dalam penanganan Covid-19. Hingga 5 Desember 2021, sebanyak 140 rumah sakit yang merawat pasien Covid-19, untuk tempat tidur isolasi sejumlah 4.176, persentase keterisian sebesar 4 persen dengan total pasien isolasi sebanyak 170 orang. Sedangkan untuk tempat tidur ICU sejumlah 673 unit, persentase keterisiannya sebesar 5 persen dengan total pasien ICU sebanyak 36 orang. (Sumber: Antaranews)
Baca juga: Jokowi: Indonesia Masuk 5 Negara Berhasil Kendalikan Covid-19(asf)