LANGIT7.ID - , Jakarta - Aktor film Iqbaal Ramadhan melakukan aksi nekad melompat dari gedung tanpa bantuan pemeran pengganti dalam film terbarunya "Mencuri Raden Saleh".
Film garapan rumah produksi Visinema ini mengambil genre laga yang mengisahkan aksi pencurian lukisan terbesar abad ini. Film ini menutut Iqbaal sebagai salah satu pemeran untuk melakukan adegan berkelahi, termasuk melompat dari bangunan tinggi.
"Ada adegan melompat dari satu gedung ke gedung lain. Sebenarnya gue dikasih stunt tapi dia tuh jago banget, gerakannya jadi bukan gue banget gitu. Ya udah akhir gue cobain aja, memberanikan diri," ujar Iqbaal dalam jumpa pers film "Mencuri Raden Saleh" seperti dikutip dari Antaranews, Jumat (16/12/2021).
Baca juga: Borong 12 Piala Citra, Film "Penyalin Cahaya" Angkat Isu KesetaraanPadahal, pemeran Dilan ini mengaku phobia pada ketinggian. Namun, demi totalitas perannya, ia berusaha melawan rasa takut dengan meyakinkan diri jika semua baik-baik saja.
"Melawan ketakutan dengan afirmasi bahwa gue enggak akan mati dan baik-baik saja. Udahannya keringet dingin, sampai pucat kalau kata Bimo (Ganindra Bimo)," kata Iqbaal.
Dalam film ini Iqbaal berperan sebagai Piko yang memiliki karakter pemberani dan selalu berteman dengan ketakutan-ketakutannya.
"Gue juga jadi kayak berteman dengan phobia tinggi gue. Gue rasa Piko enggak takut tinggi, yang takut tinggi kan Iqbaal," kata pemeran film "Ali dan Ratu-Ratu Queens".
Selain mengatasi ketakutannya dengan ketinggian, untuk mendalami perannya Iqbaal pun harus belajar langsung dengan seniman lukis Suharmanto dan Dedy Sufriadi di Yogyakarta. Dalam film terbarunya ini, Iqbaal berperan sebagai mahasiswa yang memalsukan lukisan para maestri Indonesia.
Baca juga: Kevin Ardillova Syuting Film "Autobiography" 12 Jam Per HariSaat menjalani proses tersebut, Iqbaal mengaku stres karena memang selama ini dirinya tak pernah berhubungan dengan dunia lukis.
"Dalam proses belajar gue enggak bisa-bisa sampai akhirnya justru jadi stres dan khawatir. Tapi dari situ yang gue inget untuk bisa jadi karakter Piko, ketika harus mengerjakan lukisan Penculikan Diponegoro ini," kata Iqbaal.
(est)