Langit7, Jakarta - Pandemi Covid-19 berdampak pada generasi produktif, di mana sebagian mereka harus kehilangan pekerjaan atau bahkan bangkrut dalam usahanya.
Kendati demikian, masih banyak jalan keluar yang bisa diambil untuk mengatasi persoalan tersebut, salah satunya dengan menjadi
dropshipper.
Dropship sendiri merupakan sistem penjualan di mana penjual atau
dropshipper hanya perlu memasarkan dan menjual barang milik pihak lain tanpa perlu membeli atau pun menyetok barang tersebut.
Baca juga: Auto Cuan, Ini Daftar Produk Banyak Dicari di Akhir 2021Namun, karena sekarang ini merupakan zaman
online, persaingan usaha berlangsung sangat ketat, bahkan dapat menghancurkan kompetitor lainnya.
Untuk itu, diperlukan strategi tepat sebagai
dropshipper untuk bisa tetap eksis di tengah persaingan yang ada. Pelaku usaha dan konten kreator, Sahlan Ridwan mengatakan, setidaknya terdapat dua strategi untuk mengatasi persaingan yang terjadi di pasar
online.
"Riset dan cari produk yang belum banyak saingan. Jadi kalian harus bisa menemukan produk tertentu yang belum banyak dijual di berbagai
marketplace," kata dia di kanal YouTubenya, Sahlan Ridwan.
Baca juga: Tren Positif Industri Halal, Fesyen Muslim Indonesia Peringkat Ke-3 DuniaDengan begitu, lanjut dia, akan memperkecil persaingan dengan kompetitor. Terlebih jika pelaku usaha tersebut baru mulai merintis menjadi dropshipper.
Ridwan menambahkan, setelah melakukan riset produk, maka langkah yang harus dilakukan selanjutnya adalah beriklan sebanyak dan sebaik mungkin.
"Setelah diiklankan dan ada yang beli, untung yang kalian dapat perlu disisihkan minimal 20-40 persen. Itu dilakukan untuk menambah biaya iklan selanjutnya," jelasnya.
Baca juga: Jokowi: BUM Desa Harus Lakukan Transformasi EkonomiDengan menambah
budget iklan, kata dia, akan memperluas pemasaran promosi dari sebuah produk atau pun toko. Sebab pada prinsipnya, ketika berjualan maka produk itu harus ditemukan dan diketahui oleh banyak orang.
"Caranya ya dengan beriklan. Jadi, jika budget iklan kalian makin besar, artinya banyak orang yang tahu dan peluang untuk laris makin terbuka lebar. Namun pastikan, bahwa produk yang dijual itu sudah teruji kualitasnya," tambahnya.
(zul)