Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wisata halal detail berita

Bernilai Ibadah, Liburan Jadi Momentum untuk Tafakkur dan Tadabbur

hasanah syakim Rabu, 29 Desember 2021 - 07:47 WIB
Bernilai Ibadah, Liburan Jadi Momentum untuk Tafakkur dan Tadabbur
Masjid dan jembatan Bosphorus. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Saat liburan tiba, seringkali diisi dengan mengunjungi berbagai tempat wisata untuk menikmati berbagai keindahan alam. Liburan mampu merelaksasi kepenatan karena rutinitas pekerjaan dan deretan aktivitas lain.

Selain itu, momen liburan bisa menjadi kesempatan untuk bertafakkur dan tadabbur alam. Hal tersebut bisa membuat hubungan dengan Allah Swt semakin erat juga sebagai kunci untuk meraih ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup.

Tafakkur adalah salah satu aktivitas manusia dalam berpikir dan merenungi kebesaran Allah, hal ini bisa dilakukan Sahabat Langit7 dengan merenungi tanda-tanda kebesaran Allah Taala yang ada di alam semesta.

Baca Juga: Hati-hati BB Naik saat Liburan, Ini Tips Ahli Gizi untuk Pola Makan Sehat

Di saat menikmati keindahan alam, Sahabat Langit7 bisa merenungi setiap nikmat keindahan yang dberikan, sehingga seseorang yang senantiasa bertafakkur akan selalu mengingat Allah Taala.

Bernilai Ibadah, Liburan Jadi Momentum untuk Tafakkur dan Tadabbur

Selain itu, keutamaan dari bertafakkur sendiri bisa menjadikan seseorang mengetahui betapa besarnya kekuasan Allah, sehingga menimbulkan rasa cinta dan mampu mendorong seseorang menjadi lebih bertakwa kepada Allah Swt. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 190-191:

Baca Juga: Menilik Gua Jatijajar Destinasi Wisata Unggulan di Kebumen

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى الْاَلْبَابِۙ - ١٩٠ الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ - ١٩١

Artinya: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Wahai Tuhan kami, tidalah engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci Engkau, maka periharalah kami dari siksa neraka’.” (QS Ali Imran:190-191).

Ayat tersebut menerangkan bahwa tafakkur yang dikehendaki oleh Allah Taala yakni tafakkur yang dibarengi dengan zikir kepada Allah. Dengan bertafakkur juga membuat seseorang bisa mengetahui dan mengenali mana yang benar dan yang batil.

Selain tafakkur, ada tadabbur, yaitu salah satu aktivitas untuk merenungkan dan memerhatikan suatu perkara secara berulang-ulang dengan melihat berbagai sisi. Berbeda dengan tafakkur, tadabur dilakukan dengan memerhatikan suatu perkara secara detail.

Baca Juga: Obyek Wisata Favorit Kota Makassar Sepi Pengunjung di Hari Libur Nataru

Dengan bertadabbur, Sahabat Langit7 menjadi terasa lebih dekat dengan Allah. Aktivitas tersebut bisa mengambil pelajaran untuk lebih mengenal Allah yang telah menciptakan langit dan bumi beserta isinya.

Allah memerintahkan hambaNya untuk bertadabbur dalam surat al-Ghasiyah ayat 17-21 yang berbunyi:

اَفَلَا يَنْظُرُوْنَ اِلَى الْاِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْۗ - ١٧ وَاِلَى السَّمَاۤءِ كَيْفَ رُفِعَتْۗ - ١٨ وَاِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْۗ - ١٩ وَاِلَى الْاَرْضِ كَيْفَفَذَكِّرْۗ اِنَّمَآ اَنْتَ مُذَكِّرٌۙ - ٢١ سُطِحَتْۗ - ٢٠

Artinya: “ Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan? Dan angit bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi bagaimana ia dihamparkan? Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan”.

Baca Juga: Ibu Kota Jadi Incaran Wisatawan Habiskan Liburan Akhir Tahun

Dari penggalan ayat Al-Qur’an ini diartikan bagaimana manusia sebagai makhluk yang diciptakan Allah Taala dengan diberi akal, mampu merenungi setiap ciptaan Allah. Saat Allah menciptakan gunung, manusia bisa merenungi bagaimana pohon-pohon bisa tumbuh dengan lebat, juga sungai yang mengalir dari hulu ke hilir dan memberi manfaat dalam kehidupan manusia itu sendiri.

Selain itu, momen liburan bisa dijadikan untuk bertasyakkur atas nikmat yang Allah beri. Makna tasyakkur sendiri berarti mensyukuri nikmat-nikmat yang Allah Taala berikan untuk manusia di muka bumi.

Dengan begitu travelling yang dijalani tidak sia-sia, liburan bukan sekadar untuk bersenang-senang. Namun memiliki kesenangan saat travelling tak pernah dilarang, hal tersebut boleh dilakukan tanpa melupakan nikmat yang Allah Taala berikan untuk selalu disyukuri.

Baca Juga: Harus Fleksibel, Ini Tips Bangun Soliditas Remaja Masjid

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)