LANGIT7.ID, Semarang - Manajer PSIS Semarang Fardhan Nandana Ramadhan Junianto menyampaikan perkembangan terkait pemain asing yang akan disiapkan untuk putaran kedua. Ia menjelaskan bahwa sang pemain saat ini sudah berada di Jakarta untuk menjalani masa karantina sesuai dengan aturan dari pemerintah.
“Pemain asing kita yang tinggi dan besar sudah sampai di Indonesia pada 25 Desember lalu. Nanti kita perkenalkan namanya setelah masa karantina selesai dan menjalani masa medical check up,” kata Fardhan, Rabu (29/12).
Pemain asing tersebut setelah melewati masa karantina dan medical check up di Jakarta, tidak datang ke Semarang, melainkan langsung terbang ke Bali, yang menjadi lokasi venue untuk putaran kedua Liga 1 2021.
“Tim saat itu sudah menetap di Bali, “ kata dia.
Baca juga:
PSIS Semarang Kembali Datangkan Dragan DjukanovicTerkait dengan sosok pemain asing yang masih dirahasiakan tersebut, PSIS dipaksa harus mengurang satu pemain asing, karena saat ini sudah ada empat pemain, di antaranya Wallace Costa, Bruno Silva, Jonathan Cantillana dan Flavio Beck Junior.
Sesuai regulasi Liga 1 2021, kuota pemain asing di masing-masing klub dibatasi hanya empat orang. Yang pasti, pemain asing bakal dilepas di antara Wallace, Jonathan dan Bruno Silva.
Nama terakhir menjadi pemain yang memiliki potensi kuat untuk disudahi kontraknya lebih cepat. Bruno pada putaran pertama lalu, masih jauh dari performa terbaiknya karena baru bisa mengoleksi 4 gol. Dari 17 pertandingan, ia hanya tampil 7 kali menjadi starting line-up dengan lima laga tidak tampil 90 menit.
Baca juga:
Wallace Costa Tak Tau Masa Depannya di PSIS SemarangPada putaran pertama lalu, Bruno Silva mengalami cedera dan harus absen dalam beberapa pertandingan. Terkait masa depanya di PSIS, Bruno tak ingin angkat kaki dari PSIS lebih cepat dari kesepakatan kontrak. Ia berharap bisa menyelesaikan durasi kontraknya sampai habis pada tahun 2022 .
“2022 adalah tahun terakhir kontrak saya dengan klub, saya berharap untuk memenuhinya dan menghormatinya dengan banyak dedikasi, banyak gol, banyak komitmen, dan banyak keringat dan cinta untuk jersey ini. Masa depan adalah milik Tuhan,” kata Bruno Silva dikutip Rabu (29/12).
(sof)