Langit7, Jakarta - Produk daging unggul dari jenis hewan ruminansia, seperti sapi, kambing, dan domba menjadi yang paling utama untuk menjuarai kompetisi pasar.
Hal itu membuat Chandra Selamat Hondrubata, mulai memikirkan langkah strategis guna menghasilkan ternak unggul. Di mana dia berupaya menciptakan ternak yang pertumbuhannya bakal menghasilkan daging super berkualitas.
"Awalnya kita dulu bikin peternakan, tapi ternyata hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Masalahnya ada pada pertumbuhan ternak yang tidak bagus. Jadi agar pertumbuhannya maksimal, kami putuskan belajar lagi kepada ahli nutrisi, praktisi dan akademisi," ujarnya dikanal YouTube PecahTelur.
Baca juga: Peran Ekspor Tinggi, Indonesia Manfaatkan Peluang Komoditas Rumput LautBaginya, bisnis peternakan harus memperhatikan kualitas ternak yang dihasilkan. Apalagi, ternak dengan pertumbuhan yang baik dan memiliki daging super memiliki nilai jual lebih tinggi.
"Semua bergantung dari pakannya. Jika pakannya baik dan bergizi, pertumbuhan ternaknya juga pasti baik," jelasnya.
Kini, melalui CV. Fermen Hipro Feed, Chandra mulai memproduksi pakan ternak berkualitas dalam bentuk fermentasi. Tujuanya tidak lain sebagai penunjang pertumbuhan ternak, mulai dari tulang, daging, dan kandungan lemak yang sedikit.
Ternak yang baik, kata dia, tidak hanya dilihat dari postur tubuhnya yang gemuk, melainkan juga dari pertumbuhannya yang baik.
"Ciri daging sapi super itu warnanya merah segar dan tidak mengandung banyak air. Sementara ternak yang hanya mengandalkan gemuk saja, dan tanpa pertumbuhan yang bagus ditandai dengan warna daging pink dan mengandung banyak air," ungkapnya.
Baca juga: Jaga Ibadah Sunnah, Usaha Mainan Anak Ini Berkembang PesatDi samping itu, ternak dengan pertumbuhan yang baik juga dapat dilihat dari kotorannya. Dia menjelaskan, pakan yang masuk ke tubuh ternak akan diserap baik oleh tubuh dan sedikit dikeluarkan melalui kotoran.
Artinya kandungan gizi yang ada dalam pakan diserap baik oleh tubuh dan membantu membentuk tulang dan daging unggul.
"Sementara ternak yang kurang baik pertumbuhannya akan menghasilkan kotoran yang banyak. Hal itu dikarenakan kandungan gizi dalam pakan ternak tidak diserap dengan baik dan dikeluarkan sama banyaknya dengan apa yang dimakan," jelas Chandra.
Produk pakan fermentasi yang dihasilkan oleh CV. Fermen Hipro Feed terbukti memiliki nilai gizi yang baik untuk pertumbuhan ternak. Hal itu dibuktikan dengan hasil daging sapi yang berwarna merah segar dan rendah lemak.
"Dari sini, bukan hanya peternak yang diuntungkan. Tapi pabrik pakan juga untung, RPH untung, pedagang pun juga untung. Semua diuntungkan," katanya.
Baca juga: Prospek Masih Cerah, Pemerintah Dorong Industri Pengolahan Buah SegarMelalui CV. Fermen Hipro Feed, Chandra berupaya meningkatkan kesejahteraan bersama para peternak, dengan menyediakan pakan berkualitas. Dengan begitu, lanjut dia, ternak dapat tumbuh dengan baik dan sehat.
"Saat makan atau minum, sebaiknya tidak dijatah. Biarkan ternak makan dan minum sesuai keinginannya. Hal itu akan membuat ternak merasa nyaman. Berikan pakan yang terbaik agar pertumbuhan ternak pun bisa baik juga. Gemuk, sehat dan berbobot," tambahnya.
(zul)