Langit7, Jakarta - Pemerintah masih terus berfokus untuk melahirkan SDM unggul. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui peningkatan kualitas pendidikan dan manajemen talenta.
Untuk itu, perguruan tinggi diharapkan dapat mengembangkan potensi yang ada pada generasi muda Tanah Air melalui pendidikan. Sehingga dapat menciptakan SDM yang siap bersaing hingga skala global.
“Untuk menggapai reputasi internasional, dibutuhkan kerja keras, komitmen kuat dan kebersamaan," kata Wakil Presiden Ma'ruf Amin dikutip dari laman wapresri.go.id.
Baca juga: 11 Dosen UIN Terima Penghargaan Satyalencana Karya Satya dari KemenagHal itu disampaikannya saat memberikan orasi ilmiah di acara Dies Natalis Universitas Brawijaya ke-59, Rabu (5/1). Ma'ruf juga mendukung upaya Universitas Brawijaya dalam mewujudkan visinya menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing di tingkat internasional, khususnya di ASEAN.
Dalam orasinya itu, dia meminta agar perguruan tinggi dapat memberikan rekomendasi terkait isu prioritas yang menjadi kepentingan Indonesia di Kawasan ASEAN, baik di bidang politik, ekonomi dan sosial-budaya.
Untuk itu, perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan solusi atas pemasalahan pengangguran, melalui penguatan kerja sama di bidang ketenagakerjaan.
“Kita ingin kerja sama ASEAN dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi para generasi muda,” ujarnya.
Baca juga: Daftar Kampus Luar Negeri yang Hadirkan Studi Ekonomi SyariahLebih lanjut, Ma'ruf berharap agar perguruan tinggi dapat menjawab tantangan dan kebutuhan ASEAN, melalui penajaman dan titik berat pada sektor ekonomi atau
Priority Economic Deliverables (PED). Di antaranya seperti pemulihan ekonomi, keberlanjutan pembangunan (termasuk melalui blue economy), dan ekonomi digital.
Selain itu, perguruan tinggi juga diharapkan mampu melaksanakan integrasi ekonomi ASEAN. Di mana saat ini sudah semakin modern dan maju melalui konektivitas digital.
“Terakhir, perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat kerja sama ekonomi kreatif di ASEAN, sebagai salah satu wujud strategi pemulihan ekonomi ASEAN,” ungkapnya.
Baca juga: Pendidikan Hanya Jadi Jembatan untuk Mencari Uang, Ini Kata Kiai Profesor dari GontorDalam acara yang bertajuk “Tangguh dan Kreatif Berkarya di Masa Pandemi untuk Menggapai Reputasi Internasional” itu, Ma'ruf menekankan agar pihak universitas dapat melahirkan mahasiswa yang berdaya saing di dunia kerja. Serta mencetak SDM yang mampu membangun sektor industri, khususnya pengembangan UMKM.
“Universitas Brawijaya harus terus memberikan fasilitas kepada para mahasiswa untuk bersaing di dunia kerja yang semakin terbuka dan kompetitif. Bahkan, mampu menjadi industriawan yang menciptakan lapangan kerja dan menjadikan UMKM Indonesia naik kelas bersama-sama,” imbuhnya.
(zul)