LANGIT7.ID - , Jakarta - Industri gim dan e-sport kini memasuki tahap perkembangan dengan banyaknya turnamen yang bermunculan. Meski cenderung didominasi kaum pria, namun tak menutup peluang bagi kaum hawa untuk menekuni industri ini.
Saat ini baik di Indonesia maupun luar negeri banyak turnamen yang dibuat khusus untuk atlet esport wanita, salah satunya adalah UniPin Ladies Series.
Baca juga: Berawal dari Komunitas Gaming, Vector60 Kini Jadi Tim Esports ProfesionalSenior VP UniPin Community Indonesia, Debora Imanuella mengatakan di awal tahun 2022 tepatnya 10 Januari hingga 20 Maret, UniPin Ladies Series akan memasuki sesi kedua. Kompetisi ini kembali dibuka menyusul kesuksesan edisi pertama yang mencapai 10,5 juta penonton.
Tak heran bila kemudian kompetisi yang dikhususkan bagi pemain gim wanita ini dinobatkan sebagai turnamen terpopuler kedua di dunia versi e-sport chart. Melihat hal ini, Debora menjelaskan bahwa kompetisi akan berkelanjutan dengan jenjang karier seperti turnamen gim lainnya.
"UniPin Ladies Series ini sudah mencapai skena di Asia Tenggara. Kami juga menyasar ke negara lain, pokoknya targetnya itu adalah dimana UniPin ada disitu Ladies Series berada," kata Debora saat jumpa media pada Kamis, (7/1/2022).
Asia tenggara sendiri merupakan rumah bagi 250 juta mobile gamers dimana Indonesia menempati urutan pertama jumlah pemain gim terbanyak.
"Oleh karena itu, turnamen khusus wanita sangat penting untuk terus diadakan dikarenakan dengan adanya turnamen khusus perempuan dapat melatih dan mengasah jiwa kompetitif para gamers perempuan, sehingga nantinya dapat bersaing diturnamen internasional," kata Debora.
Pengurus Besar E-sports Indonesia (PBESI) mengatakan di pemain gim wanita di Indonesia lebih maju. Karena itu PBESI akan selalu mendukung dengan menyediakan tempat maupun fasilitas untuk para ladies gamers mengembangkan kemampuan.
"Prasarana dari UniPin selaku stakolder dari ekosistem e-sport di Indonesia itu sangat penting sekali. PBESI pun akan terus berupaya untuk selalu menyediakan wadah dan fasilitas agar tetap bersaing secara lebih baik lagi kedepannya," ucap Head of PR & Communication PB Esports Indonesia, Ashadi Ang.
Baca juga: Zahra Aisha, Pro Player yang Sempat Insecure Bergabung di Tim EsportsMenurut dia, UniPin Ladies Series satu dan dua dapat menjadi mercusuar bagi industri e-sport di Tanah Air.
"Kita bisa mengikuti mereka, bagaimana caranya agar kita bisa menggali potensi-potensi ladies kita. Seperti yang dikatakan, UniPin Ladies Series akan bergerilya ke negara-negara lain. Ini adalah sebuah tolak ukur yng sangat bagus," tutupnya.
(est)