Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Peduli Mutu Pendidikan Dorong Najeela Shihab Dirikan Cikal

Muhajirin Senin, 10 Januari 2022 - 13:02 WIB
Peduli Mutu Pendidikan Dorong Najeela Shihab Dirikan Cikal
Najeela Shihab berpose memegang buku karyanya (foto: kumparan.com)
LANGIT7.ID, Jakarta - Najeela Shihab terlahir sebagai putri sulung salah seorang mufassir Indonesia, Quraish Shihab. Ia memiliki cita-cita sebagai pendidik sejak kecil. Pada Agustus 1999, impian tersebut terwujud. Ia mendirikan Yayasan Pendidikan Cikal bersama Dewi Soeharto.

Cikal merupakan komunitas pembelajar. Uniknya, sekolah ini memiliki kurikulum belajar seumur hidup. Itu berarti, tak hanya murid yang didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, para guru pun demikian. Dari sana tercipta suasana belajar yang menyenangkan.

20 tahun lebih telah berlalu, Cikal telah memunculkan program ekstensif guna mengungkap potensi setiap anak. Mereka menerapkan metode pengajaran inovatif dan menyediakan fasilitas sekolah untuk memastikan kebutuhan anak terpenuhi.

Lingkaran kurikulum Cikal mengusung tema besar 'merdeka belajar', untuk memberikan hubungan yang jelas antara visi dan misi sekolah sebagai “Cita”, cara atau “Cara” terjadinya interaksi belajar, dan program sekolah sebagai “Cakupan” atau wahana bagi setiap warga sekolah untuk mengembangkan 14 dimensinya secara maksimal.

Core Circle: Sekolah Cikal Aim (Kompetensi Bintang 5)

Kurikulum Sekolah Cikal bertujuan Kompetensi Bintang 5 yang dibagi ke dalam 14 dimensi. Semuanya merupakan penjabaran dari Kompetensi Bintang 5 Sekolah Cikal dalam bentuk kompetensi yang dapat diukur. Hasil belajar yang spesifik di seluruh dimensi ini diekspresikan dalam dokumen kurikulum dan disebut dengan kurikulum tertulis.


Lingkar Tengah: Sekolah Cikal Way (5Cs)

Di bagian kedua model kurikulum, mereka mendefinisikan Sekolah Cikal Way dalam mencapai Kompetensi Bintang 5. Sekolah Cikal Way terdiri dari strategi penyampaian dan disebut kurikulum yang diajarkan.


Lingkar Luar: Program Sekolah Cikal

Ini adalah lapisan terluar dari Lingkaran Kurikulum Sekolah Cikal. Program Personalized Cikal terdiri dari Program Wajib dan Program Pilihan yang mengacu pada kebutuhan dan minat masing-masing siswa. Setiap siswa memiliki lingkaran kurikulum yang dipersonalisasi. Dengan itu, mereka bebas memilih program yang mendukung dimensi prioritas mereka.

Sekolah Cikal memiliki program dan praktik mandiri yang terdiri dari aea pembelajaran inti dan wajib. Siswa (bersama dengan guru dan orang tua) memilih dari daftar program dan praktik sesuai dengan target dan kebutuhan masing-masing. Selain itu, para guru memelihara kehebatan mereka dengan menggunakan pendekatan yang dipersonalisasi yang didukung dengan integrasi digital.

Najeela mendirikan Cikal untuk mengajak para siswa keluar dari proses belajar yang hanya fokus pada pengetahuan materi dan hapalan saja. Padahal, siswa membutuhkan bimbingan agar proses belajar lebih menyenangkan.

"Bikin sekolah karena ingin jadi contoh sekolah yang nggak biasa-biasa aja, praktik baik yang dibutuhkan oleh pendidikan Indonesia. Namanya Cikal karena kita percaya anak-anak itu yang unik dan bibit-bibit di dirinya masing-masing perlu ditumbuhkan, disuburkan biar bisa berkontribusi bagi lingkungannya," kata wanita yang akrab disapa Ela itu, dikutip kanal YouTube Sekolah Cikal Official, Senin (10/1/2022).

Ela mengungkap, proses belajar mengajar di Cikal dirancang semirip mungkin dengan kehidupan nyata. Rasa ingin tahu anak terus dipupuk, tidak dimatikan dengan menghapal materi.

"Di Kehidupan nyata, kita hidup bersama meski berbeda agama, budaya. Anak-anak kita sejak dini belajar hidup dalam beragama itu. Cikal bukan sekolah internasional, tetapi mengajar perspektif internasional, saling memahami antar-budaya, antarbangsa. Internasional itu bukan soal label, tapi soal budaya dan kurikulum di sekolahnya," kata Ela.

Alasan Cikal Sebagai Sekolah Inklusif

Ela menilai sekolah inklusif baik untuk perkembangan anak. Manfaat sekolah inklusif tidak hanya bisa dirasakan anak berkemampuan khusus atau disabilitas, namun juga siswa pada umumnya.

Hal paling berharga dari sistem ini adalah interaksi antara anak disabilitas dengan non disabilitas dalam memperkaya pengalaman dan intelektualitas mereka. Di sisi lain, Cikal mendidik siswa dan guru--guru cara berkontribusi di tengah masyarakat.

"Jadi, kamu ketemu orang yang amat sangat beragam, yang paling aman adalah kami pikiir aman berkontribusi, tetapi sebetulnya yang kita dapatkan dari program ini jauh lebih banyak daripada yang kita berikan," ucapnya.

Alasan Sekolah di Cikal Mahal

Cikal masuk ke dalam jajaran sekolah mahal yang ada di Jakarta. Biaya untuk masuk ke sekolah tersebut mencapai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Ela mengaku mendirikan sekolah itu tak sembarangan.

Ia menyebut pendidikan dengan biaya mahal merupakan bisnis kepercayaan. Jika bisa dipercaya, citra jamknan mutu akan melekat pada sekolah tersebut. Setelah citra terbentuk, sekolah tak perlu lagi mencari siswa, melainkan orang tua yang berbondong-bondong mencari lembaga itu.

Pertanyaan bagi Ela soal mendirikan sekolah standar internasional dengan biaya masuk yang mahal, apakah pendidikan yang didapatkan setimpal? Menurut Ela, hal itu tergantung dengan manajemen sekolah. Namun, alangkah baik untuk tidak melihat sekolah sebagai bisnis yang menguntungkan di balik biaya selangit.

"Ini bukan tujuan, ya. Anak menengah ke atas juga butuh sekolah untuk membantu anak--anaknya menemukan potensi, tentu mengajarkan bahwa sukses itu bukan buat diri sendiri, tetapi untuk berkontribusi," kata Ela.

Menurut alumnus Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini, sekolah merupakan lembaga pendidikan yang menjadikan keberhasilan siswa sebagai tolak kesuksesan. Biaya selangit itu dialokasikan untuk mencari guru berkualitas, sehingga mereka harus diberi intensif tinggi. Tidak mungkin seorang guru dibayar murah, jasa mereka sangat besar.

Sebagai lembaga yang menyediakan jasa pendidikan, sekolah seharusnya mengutamakan kualitas orang-orang yang memberikan jasa. Untuk menghasilkan sumber daya yang berkompeten, tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Tidak heran, untuk mendapatkan kualitas terbaik, sekolah harus menciptakan lingkungan kerja yang baik juga. Itu bisa lewat pengembangan diri guru-guru, profesional, dan training. Berbagai pelatihan guru agar bisa menyampaikan kurikulum dengan kualitas baik pun kerap digelar di Cikal.
Selain itu, tentu penyediaan fasilitas sekolah yang membuat anak atau peserta didik tetap merasa nyaman di sekolah. Tapi, tujuan dari semua itu adalah mewujudkan cita-cita Merdeka Belajar bagi para siswa.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)