Bank Aceh Syariah resmi menjadi Bank Penerima Setoran Bipih setelah menandatangani PKS dengan Kementerian Haji dan Umrah RI. Mandat baru ini menempatkan Bank Aceh sebagai bagian penting dalam sistem nasional layanan haji yang terintegrasi dan berbasis syariah.
BPJPH resmi mensosialisasikan Standar Pelayanan terbaru sesuai Keputusan Kepala Badan Nomor 243 Tahun 2025. Langkah ini menjadi strategi memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta kemudahan akses layanan halal bagi UMK dan industri besar di seluruh Indonesia.
Bank Muamalat menyerahkan dua unit Toyota Hiace Ambulance Super Deluxe kepada Yayasan Wakaf UMI untuk mendukung layanan RS Ibnu Sina. Inisiatif ini memperkuat sinergi Bank Muamalat dengan lembaga pendidikan dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
RUPSLB BTN resmi menyetujui spin-off Unit Usaha Syariah ke Bank Syariah Nasional (BSN). Dengan integrasi UUS BTN dan Bank Victoria Syariah, aset BSN menembus Rp70 triliun dan menjadikannya bank syariah terbesar kedua di Indonesia.
BSI meresmikan Pavilion BSI Palembang sebagai pusat operasional Region III yang membawahi enam provinsi di Sumatera. Gedung baru ini memperkuat layanan syariah modern, mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah, dan menghadirkan fasilitas layanan yang lebih profesional dan inklusif.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmen menjadi bank syariah terbesar dan berkelanjutan di dunia. Melalui tiga pilar sustainable finance sustainable banking, operation, dan beyond banking BSI terus memperkuat peran sosial, spiritual, dan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk resmi memperoleh izin jasa simpanan emas dari OJK. Kini BSI memiliki tiga kegiatan usaha bullionSimpanan Emas, Perdagangan Emas, dan Penitipan Emas. Langkah ini menandai era baru investasi emas syariah nasional yang aman, mudah, dan terjangkau mulai Rp50 ribu melalui aplikasi BYOND by BSI.
Artikel ini membahas bahaya riba yang telah merasuki berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi hingga ibadah. Disertai pandangan ulama seperti Gus Baha dan Fazlur Rahman, tulisan ini mengulas dampak sosial-ekonomi riba serta solusi keuangan Islam melalui konsep bagi hasil yang adil dan berlandaskan syariah.
Datuk Dr. H. Mazlan bin Ahmad menegaskan bahwa keberlanjutan sejati bukan sekadar isu ekonomi dan lingkungan, melainkan berlandaskan Barakah keberkahan dari Tuhan. Ia menyerukan perubahan pola pikir Rahmatan lil Alamin, digitalisasi, dan semangat kewirausahaan sebagai tiga kunci menuju kemakmuran global yang berkeadilan dan spiritual.
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menegaskan komitmennya dalam mendukung program Indonesia Berhaji lewat inovasi Tabungan Haji. Hingga kini, 3,2 juta nasabah BSI tercatat dalam daftar tunggu keberangkatan, mencerminkan besarnya minat umat Islam untuk berhaji sejak dini.
OJK tegaskan komitmen memperkuat ekosistem keuangan syariah lewat EKSiS 2025. Total aset tembus Rp3.050 triliun, OJK dorong inovasi, inklusi, dan literasi untuk pemerataan ekonomi serta pemberdayaan UMKM.
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) membukukan laba bersih Rp5,57 triliun pada Kuartal III 2025, tumbuh 9,04% YoY. Pertumbuhan ini ditopang peningkatan aset Rp416 triliun, pembiayaan Rp300,85 triliun, dan DPK Rp348 triliun, serta ledakan transaksi digital lewat aplikasi BYOND dengan 5,23 juta pengguna aktif.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat penetrasi keuangan syariah di Jawa Timur dengan strategi literasi, digitalisasi, dan penguatan SDM. Aset BSI di wilayah ini tumbuh 18,14% hingga Rp27,3 triliun, mendukung program Asta Cita dan pertumbuhan ekonomi nasional.