Pesepak Bola Muslim, Sadio Mane, mendapatkan penghargaan Socrates Award. Dia dinilai layak menerima penghargaan tersebut karena aktivitas sosial dan kemanusiaannya. Pemain asal Senegal itu dikenal sebagai sosok yang gemar bersedekah untuk kesejahteraan orang-orang miskin.
Pemain sepak bola Muslim saat ini menjadi salah satu pesepakbola penting di dunia. Tak sedikit pesepak bola muslim yang menorehkan prestasi di berbagai liga.
Penyerang Real Madrid Karim Benzema meraih Ballon d'Or 2022. Performa ciamik Benzema bersama klub asal Spanyol tersebut menjadikan Benzema sebagai pemain terbaik.
Kualitas Mane tidak diragukan lagi, pasalnya dirinya selalu sukses menjadi pemain kunci di mana pun dia berlabuh. Bahkan saat berseragam Liverpool, Mane sukses menyumbang 120 gol meski dirinya berposisi sebagai pemain sayap.
Bayern Munchen menyambut kedatangan Sadio Mane dengan meriah. Kemeriahan itu akan membuat setiap orang terkagum-kagum. Bagaimana tidak, nama Mane menerangi Stadion Allianz Arena milik raksasa Bundesliga tersebut.
Mane telah menyelesaikan bagian pertama dari tes medis dengan Bayern Munchen. Pemain timnas Senegal itu kemudian menuju ke hotel untuk makan siang, berfoto dan menandatangani kontraknya dengan The Bavarian.
Meski memiliki penghasilan tinggi sebagai pesepakbola profesional, rupanya Mane tak suka hidup bermewah-mewahan. Dia lebih memilih mendonasikan uangnya untuk kesejahteraan banyak orang.
Liverpool menyetujui kepergian Mane setelah klub memboyong penyerang Benfica, Darwin Nunez. Selain itu, Mane juga disebut meminta pergi dengan cara yang terhormat.
Pelatih timnas Senegal, Aliou Cisse mendorong Mane untuk bergabung dengan Munchen. Dia menilai Bayern akan menjadi tempat terbaik untuk pelabuhan baru bagi Mane.