Perjalanan ibadah haji dengan rentang waktu yang cukup lama mengharuskan jemaah mempersiapkan segala sesuatu untuk memenuhi kebutuhan pribadi selama di Tanah Suci
Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1445 H / 2024 M. Jemaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan ke Arab Saudi pada Minggu, 12 Mei 2024
Wakil Menteri Agama sekaligus Naib Amirul Hajj, Zainut Tauhid Sa'adi melepas kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji di hotel Al Keswah, Jarwal, Mekkah.
Kepala Pusat Kesehatan Haji, Budi Sylvana, menyatakan bahwa di masa kesiapsiagaan COVID-19, maka jemaah haji yang tiba di tanah air akan dilakukan upaya pengawasan kekarantinaan kesehatan dan protokol kesehatan yang berlaku.
Jemaah SOC 1 menjadi yang pertama diberangkatkan dari hotel mereka di Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Mereka dijadwalkan terbang ke Tanah Air pada pukul 05.10 waktu Arab Saudi (WAS).
Plh. Dir. Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama RI, Susari meminta keluarga atau kerabat penjemputan jemaah haji penuhi protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Seorang petugas haji yang merupakan tim promosi kesehatan (promkes), dr Nugraheni Ratna, menyambut kedatangan jemaah haji dengan gaya unik yang mencolok.
Rasa haru diungkapkan jemaah haji Indonesia kloter pertama yang tiba di Madinah. Setelah penantian panjang dan penundaan dua tahun, mereka bahagia akhirnya bisa menunaikan haji.
Jemaah haji Indonesia kloter pertama yang diberangkatkan dari embarkasi solo (SOC 1) tiba di Madinah. Sebanyak 358 jemaah mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) sekitar pukul 09.58 waktu Arab Saudi (WAS).
Di tata kembali niatnya ke tanah suci ini untuk beribadah, untuk melaksanakan rukun islam yang kelima. Menyempurnakan keislaman kita. Niat kita ke tanah suci ini ibadah. Tidak ada yang lain-lain, ujar Yaqut.