Marcel Radhival alias Pesulap Merah mendatangi Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya. Pria kelahiran 26 Agustus 1995 tersebut membahas berbagai persoalan terkait praktik perdukunan yang ada di Indonesia dengan Buya Yahya.
Di layar kaca dan media sosial, Pesulap Merah menyebut bahwa sihir yang digunakan para dukun hanyalah trik belaka. Meluruskan hal itu, praktisi Ruqyah Syariah, Ustadz Muhammad Faizar, menegaskan, sihir dan keberadaan tukang sihir itu nyata. Itu juga ditegaskan dalam Surah Al-Falaq.
Ada 5 pusaka dukun yang disyaratkan kepada pasien alih-alih untuk pengobatan alternatif. Umat Islam harus waspada dengan tipu daya itu karena berbau syirik.
Pesulap merah bercerita bahwa dirinya antiriba. Sebab dia melihat kebenaran dari janji Allah SWT bahwa harta riba pasti menimbulkan ketidakberkahan dalam hidup.
Marcel Radhival atau Pesulap Merah intens membongkar trik-trik perdukunan menyatakan bahwa aksinya melawan perdukunan adalah dalam rangka mengedukasi masyarakat agar tidak tertipu dan terjerat kemusyrikan.
Marcel Radhival atau yang biasa dikenal sebagai Pesulap Merah menyatakan bahwa perlawanan terhadap tipuan dukun semata-mata menjalankan perintah Allah SWT.
Redaktur Majalah Risalah Persis ini mengapresiasi apa yang dilakukan Pesulap Merah dengan membongkar pengobatan ala dukun dengan trik-trik tertentu yang dibalut agama. Menurut dia, upaya ini sebagai bagian dari dakwah.