LANGIT7.ID, Jakarta - Belakangan ini perselisihan antara Marcel Radival atau yang lebih dikenal dengan Pesulap Merah dan Gus Samsudin menjadi topik perbincangan hangat di media sosial. Dalam beberapa video singkat, Pesulap Merah membongkar trik pengobatan ala dukun dari Gus Samsudin.
Mudir Ma'had Imam Bukhari Bandung, Ustaz Ginanjar Nugraha mengatakan bahwa Islam mengharamkan perdukunan, begitu pula dengan orang-orang yang datang ke dukun yang berkedok agama untuk pengobatan.
"Jadi apapun namanya, kalau dukun ya dukun secara praktik meski ustaz. Kiai tapi kalau melakukan praktik perdukunan jelas suatu yang dilarang, jadi jangan terjebak karena itu hanya kamuflase saja," jelas Ustaz Ginanjar saat di wawancara
Langit7, Ahad (7/8/2022).
Baca Juga: Mengenal Istilah Dukun dan Sihir, Praktik yang Dilarang IslamRedaktur Majalah Risalah Persis ini mengapresiasi apa yang dilakukan Pesulap Merah dengan membongkar pengobatan ala dukun dengan trik-trik tertentu yang dibalut agama. Menurut dia, upaya ini sebagai bagian dari dakwah.
"Itu juga sebagai upaya dakwah, bagaimana mengembalikan kepercayaan masyarakat yang tadinya percaya kepada suatu yang klenik (gaib)," tuturnya.
"Apa yang dilakukan oleh Marcel ini memang membongkar praktik-praktik perdukunan yang berkedok dan berkamuflase agama," imbuhnya.
Sementara, menurut Ustaz Ginanjar, apa yang dilakukan Gus Samsudin merupakan pembodohan publik dan syirik. Sebab menggunakan metode trik-trik tertentu, sehingga masyarakat menganggap orang sakti yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
"Kalau tujuan seperti sulap untuk menghibur itu hukumnya mubah, tapi misalkan tujuannya untuk menipu dan dijadikan suatu media untuk pengobatan, itu haram," ujarnya.
Baca Juga: Ini Beda Ruqyah Syar'i dengan Praktik Dukun, Umat Harus Jeli(zhd)