Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 28 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Ini Beda Ruqyah Syar'i dengan Praktik Dukun, Umat Harus Jeli

mahmuda attar hussein Jum'at, 05 Agustus 2022 - 13:50 WIB
Ini Beda Ruqyah Syar'i dengan Praktik Dukun, Umat Harus Jeli
Ilustrasi ruqyah syari. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada beda ruqyah syariah dengan praktik dukun. Umat Islam diharapkan lebih teliti dalam memilih pengobatan alternatif yang bisa menjermusukan pada kesesatan.

Analis Kebijakan Ahli Muda Pusat Bimas Islam, Ustadz Husni Ismail menjelaskan, ruqyah syariah bisa dilakukan dengan salat hajat, tahajjud, dan salat sunnah lainnya. Sebab, salat adalah bagian dari ruqyah.

"Kemudian juga bacaan ayat tertentu yang kita rutinkan. Itu akan menjelma dalam bentuk perlindungan dan energi positif dalam diri," jelasnya dalam diskusi Perdukunan dalam Perspektif Islam, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga: 7 Ciri Pengobatan Alternatif ala Dukun Berpenampilan Ustadz

Sedangkan perdukunan, lanjut dia, adalah sebuah praktik hitam yang bertentangan syariat Islam. Biasanya, praktik perdukunan bisa dicirikan dari tampilan sosok dukun yang menyeramkan.

"Dengan pakaian serba hitam, bisa jadi lokasinya kumuh, atau pada praktiknya menggunakan kemenyan dan lain sebagainya," ujarnya.

Selain itu dukun biasa menggunakan media yang bertentangan dengan syariat, seperti barang najis ataupun bacaan jampi yang tidak ada kaitan dengan Allah dan Rasul.

"Jadi baiknya kita jauhi orang-orang seperti ini. Di sisi lain, kita juga mesti percaya dengan adanya takdir baik dan buruk," tambahnya.

Sebab, segala kejadian baik atau buruk yang menimpa seorang muslim merupakan takdir yang telah ditetapkan. Bahwasannya, Allah lah yang memberikan kesembuhan atas sebuah penyakit, termasuk yang datangnya dari sihir.

"Sama seperti kita pergi ke dokter, tidak serta merta kita bisa sembuh karena obat. Jadi kalau Allah belum menakdirkan sembuh, maka obat yang diminum pun belum tentu khasiatnya sama," katanya.

Dia mengimbau agar umat Islam tidak gampang berputus asa atas kejadian buruk atau penyakit yang sedang diderita. Sebab, datangnya sebuah penyakit tidak lain bertujuan agar manusia semakin mendekat, memohon, dan merendah kepada Allah.

"Hilang pula kesombongan dan keangkuhan, dan diharapkan lebih tabah. Jadi jangan sampai tidak sabar menghadapi ujian dan mencari jalan pintas," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 28 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)