Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 27 Mei 2026
home masjid detail berita

Ramai Isu Tuyul, MUI: Jangan Pergi ke Dukun

Muhajirin Rabu, 07 Juni 2023 - 13:00 WIB
Ramai Isu Tuyul, MUI: Jangan Pergi ke Dukun
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Akhir-akhir ini ramai perbincangan tentang kasus pencurian uang di Tasikmalaya, Jawa Barat yang diklaim merupakan tindakan jin tuyul. Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan dan tak perlu pergi ke dukun.

Allah SWT telah melarang manusia untuk mempercayai dukun dan para peramal. Hal itu sudah ditegaskan dalam Surah An-Nisa ayat 48 yang artinya:

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar." (QS An-Nisa: 48)

Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang mendatangi tukang ramal kemudia ia bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka shalatnya tidak diterima selama 40 malam." (HR Muslim dan Ahmad dari sebagian istri nabi [Hafshah]).

Baca juga:Ali Masykur Musa Masuk 3 Besar Tokoh yang Diikuti Pilihan Politiknya

"Orang yang mendatangi dukun atau tukang ramal, kemudian membenarkan apa yang dikatakannya maka orang tersebut telah kufur terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad SAW." (HR Ahmad dan Al-Hakim dari Abu Hurairah)

Maka itu, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, meminta umat Islam menghindari praktik dukun. Umat Islam diperintahkan percaya terhadap keberadaan mahluk halus, seperti jin, tetapi tidak boleh dimanfaatkan untuk kejahatan.

"Dalam keyakinan umat Islam bahwa jin itu ada, tetapi tidak (boleh) untuk digunakan kejahatan," kata Kiai Cholil, di Kantor MUI, Jakarta Pusat, dikutip laman MUI, Selasa (6/6/2023).

Dalam Islam, kata dia, jin dikenal ada yang muslim dan ada yang nonmuslim. Bahkan, kerap kali ada orang yang mau berkolaborasi dengan jin, termasuk dengan tuyul yang dulu dikenal dengan sebutan setan gundul.

"Kalau dulu saya pernah baca-baca sebelum era 90-an, era pada abad ke-19 belum dikenal tuyul tapi setan gundul. Artinya, makhluk halus yang berbuat jahat, bahkan diasumsikan mengambil harta orang lain," ujar pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah tersebut.

Kiai Cholil berpesan agar orang yang bermain dengan tuyul untuk mencuri agar berhenti. Perbuatan tersebut dalam Islam adalah haram, dan akan mendapatkan dosa serta siksaan dari Allah SWT.

"Jadi, kita menjaga diri dan harta kita pada Allah dengan dibacakan Al-Qur'an, tidak usah datang ke dukun juga, biasanya rumah yang sering dibacakan Al-Qur'an, mahluk halus yang jahat tidak akan masuk ke rumah kita," ucap Kiai Cholil.

Dalam fatwa MUI No.2/MUNAS VII/MUI/6/2005 tentang Perdukunan (Kahanah) dan Peramalan ('Irafah) menegaskan keharaman praktik perdukunan. Fatwa tersebut diputuskan saat Munas MUI ke-7 di Jakarta pada 28 Juli 2005 M yang ditandatangani oleh Ketua Komisi fatwa saat itu, KH Ma'ruf Amin dan Drs Hasanuddin selaku sekretaris.



Fatwa tersebut memutuskan:

1. Segala bentuk praktik perdukunan (kahanah) dan peramalan ('irafah) hukumnya haram

2. Mempublikasikan praktik perdukunan dan peramalan dalam bentuk apapun hukumnya haram

3. Memanfaatkan, menggunakan dan/atau mempercayai segala praktik perdukunan dan peramalan hukumnya haram

Fatwa tersebut diharapkan bisa menjaga kemurnian tauhid dan menghindarkan masyarakat dari aktivitas yang dapat membawa pada kemusyrikan, serta dapat dijadikan pedoman oleh seluruh umat.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 27 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)