LANGIT7.ID, Jakarta -
Pengobatan alternatif ala dukun kerap kali ramai dikunjungi pasien. Banyak orang yang tertipu karena penampilan dukun yang bergaya seperti
ustadz atau kiai.
Umat Islam jangan sampai terkena tipu daya orang-orang yang mengaku tokoh atau ahli agama, padahal sebenarnya mereka dukun. Alih-alih pengobatan alternatif, mereka ternyata
bersekutu dengan jin.
Setan dari golongan jin pada hakikatnya bertujuan untuk menyesatkan manusia. Mediator makhluk tak kasat mata ini adalah para dukun.
Baca Juga: Waspada, Ini Ciri-ciri Dukun Berkedok Ustadz yang Harus DijauhiAllah SWT berfirman dalam Al Quran:
"Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (manusia dan jin), (dan Allah berfirman) : “Hai golongan jin (setan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia,” lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia : “Ya Rabb kami, sesungguhnya sebagian dari kami (manusia) telah mendapat kesenangan dari sebagian yang lain (jin) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman : “Neraka itulah tempat tinggal kamu semua, sedang kamu semua kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)." (al-An'am ayat 128).
Sebagai seorang muslim, hal yang perlu diingat adalah meminta pertolongan baik dalam bentuk kesembuhan, kebaikan, bahkan rezeki, langsung kepada sang Khalik, Allah SWT.
Berikut 7 ciri pengobatan alternatif ala dukun yang berkedok ustadz atau kiai:
1. Meminta NamaPasien biasanya dimintai nama lengkap dan nama panggilan. Bahkan, nama orang tua dengan alasan perlu bin atau binti.
2. Meminta BendaPasien juga umumnya diminta membawa benda-benda tertentu yang memiliki jejak dengan pasien atau orang tertentu yang menjadi target. Seperti baju, kaos kaki dan lain sebagainya.
3. Perlu TumbalHal ini yang paling umum ditemukan. Dukun biasanya meminta pasien membawa ayam kampung dengan kriteria dan jenis-jenis yang disebutkan sebagai tumbal untuk disembelih.
4. MantraBeberapa dukun melafalkan mantra-mantra. Dalam persepsi sebagian besar orang, air berisi mantra dimasukkan ke dalam mulut, lalu disemburkan. Namun ada juga mantra yang ditulis di beberapa media.
5. Memberikan JimatSebagian dukun yang berpenampilan bak kiai atau ustadz menuliskan mantra-mantra dalam bahasa Arab. Orang awam pasti melihatnya itu adalah ayat Al Quran atau nama-nama sifat Allah SWT, padahal belum tentu demikian.
6. Ada SyaratDukun juga kerap memberikan syarat kepada pasien, di antaranya dilarang mengonsumsi buah, nasi, air putih dan sebagainya. Pantangan ini tentu tidak memiliki dalil khusus dalam ajaran Islam.
7. Memerlukan Barang AnehBeberapa dukun memerlukan barang-barang aneh sebagai perantara, semisal kain kafan, tanah kuburan, air liur mayit dan beberapa hal yang di luar nalar.
(bal)