LANGIT7.ID, Jakarta - Praktik perdukunan dilarang dalam agama Islam, baik
dukun yang mengaku mengandalkan jin atau yang berkedok agama. Seringkali perdukunan memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat untuk menjerat mangsanya.
Marcel Radhival atau Pesulap Merah intens membongkar trik-trik perdukunan menyatakan bahwa aksinya melawan perdukunan adalah dalam rangka mengedukasi masyarakat agar tidak tertipu dan terjerat kemusyrikan.
Dalam Podcast Cerita Untungs, Pesulap Merah mengungkap sejumlah modus yang digunakan para dukun abal-abal. Keajaiban yang dimunculkan para dukun sebenarnya bisa dijelaskan secara ilmiah serta ditopang sejumlah peralatan sehari-hari.
Baca juga: Alasan Pesulap Merah Bongkar Trik Dukun: Perintah Allah SWTPraktik pelet dengan buluh perindu misalnya, Pesulap Merah mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan fenomena ilmiah akibat karakteristik biologis rumput tertentu. Marcel lalu mengeluarkan sebuah rumput ‘buluh perindu’ yang bisa bergerak bila disiram air.
“Ini buluh perindu yang katanya bisa melet. Padahal rumput kering yang kalau kena air dia bisa bergerak,” ujar Marchel dilihat Senin (8/8/2022).
Kepada Arie Untung, Marvel memamerkan trik sulapnya bagiamana membuat rumput tersebut bergerak. Marchel lalu memasukkan rumput tersebut ke dalam air dan bisa bergerak.
“(Katanya) bukti ini ada khodamnya ada jinnya bisa bergerak ketika kena air. Makanya saya suka ejek-ejek, ini khodamnya siluman gurame asam manis,” kata Marchel.
Marchel mengatakan bahwa rumput tersebut biasa disebut sebagai Rumput Bujang. Rumput tersebut pun bisa dengan mudah ditemukan dan dapat dibeli di toko-toko daring.
Baca juga: UAH: Jangan Toleransi Dukun dengan Julukan Mulia“Nah sebenarnya yang terjadi sama orang-orang ini (pemakai jasa pelet dukun) adalah percaya dirinya yang berubah. Orang yang ingin pakai pelet adalah yang tidak percaya diri mendekati lawan jenis, dia datang ke dukun dikasih ini, yang tadinya enggak berani mendekati cewek kalau dia PeDe jadi berani, pasti disukain,” kata Pesulap Merah.
(sof)