Jangan selalu kejar demi rating TV dengan memaksa pertandingan selalu malam hari. Semoga kita belajar dan mengambil hikmah dari semua ini, ujar pria yang akrab disapa Kang Emil.
Legenda Liverpool, Michael Owen turut berdukacita atas Tragedi Kanjuruhan. Mantan top skor Liga Inggris itu mengaku kaget dan tidak menyangka peristiwa nahas seperti itu terjadi dalam sepakbola.
Akan tetapi, realitas di lapangan sering terjadi konflik. Ketua Pengurus Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), Dr. Andik Matulessy, menjelaskan, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab konflik yang berujung pada kerusuhan.
Sejumlah klub sepak bola dunia pun ikut memberikan ucapan duka cita atas tragedi tersebut. Berikut beberapa di antaranya yang berhasil Langit.id himpun, Senin (3/10/2022).
UBN mendoakan semoga korban meninggal dunia ditempatkan Allah di dalam surga-Nya. Sementara yang korban luka-luka diberi kesabaran dan Allah berikan pahala.
Gas air mata tengah menjadi perbincangan publik karena digunakan petugas keamanan menangani kerusuhan suporter Aremania hingga memakan ratusan korban jiwa.
Stadion sepakbola disebut tidak ramah anak. Banyak hal berbahaya dan rawan bagi anak balita, terlebih masih bayi ketika diajak menonton pertandingan langsung.
Meluruskan simpang siur data korban tragedi Kanjuruhan, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menyampaikan adanya kesulitan dalam identifikasi korban di lapangan karena banyaknya jenazah. Sehingga terjadi multiple entry atau input data berulang.
Host pertandingan sepakbola, Valentino Jebret, mundur sebagai komentator Liga 1. Keputusan ini diambil menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang Sabtu lalu.
Polisi anti huru hara merupakan anggota dari kesatuan Brimob Polri. Tugas mereka salah satunya untuk mengantisipasi gangguan keamanan di suatu tempat rawan.
Federation of International Football Association (FIFA) merespons tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). Tragedi tersebut menyebabkan 174 korban jiwa meninggal dunia per Ahad (2/10/2022).
Dunia sepakbola turut berduka cita dengan tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Ucapan belasungkawa ini disampaikan oleh para pemain dan klub dunia.
Kasus di Kanjuruhan uruti peringkat ke-2 daftar kelam pertandingan sepak bola paling mematikan di dunia. Posisi pertama ditempati tragedi di Peru tahun 1964.